Senin, 15 Jun 2026 23:43 WIB

Pelajar di Ponorogo Tewas Tenggak Potas, Polisi: Bunuh Diri

Tim Inafis Polres Ponorogo melakukan identifikasi di lokasi pelajar tewas bunuh diri
Tim Inafis Polres Ponorogo melakukan identifikasi di lokasi pelajar tewas bunuh diri

jatimnow.com - Adiptya Sukmana, pelajar salah SMK swasta Ponorogo yang ditemukan tewas di pinggir jalan menuju Wisata Telaga Ngebel, Desa Kemiri, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, dipastikan bunuh diri.

Fakta itu didapat setelah Polsek Jenangan dan Tim Inafis Polres Ponorogo mengirim jasad pelajar 16 tahun itu ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono, Ponorogo, untuk dilakukan visum.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Hasilnya memang bunuh diri. Korban mengakhiri hidupnya dengan cara meminum potas," jelas Kapolsek Jenangan, AKP Haryo Kusbintoro, Jumat (9/8/2019).

Haryo menambahkan, dari keterangan para saksi, korban sebelumnya keluar dari rumah mengendarai motor dan membawa dua jenis racun, yaitu potas (racun yang biasa digunakan untuk mencari ikan) dan aripo (pestisida). Dugaannya, korban menenggak potas terlebih dahulu kemudian aripo.

Baca juga:  Pelajar di Ponorogo Tewas Diduga Bunuh Diri Tenggak Potas

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

"Kemungkinan korban mengonsumsi potas kisaran 4 ml. Karena masih ada sisa satu bungkus dan sudah kami amankan di mapolsek," terangnya.

Dugaan lain yaitu, korban bunuh diri lantaran tengah dirundung masalah asmara. Hal itu terungkap setelah keluarga dan teman-teman korban dimintai keterangan di mapolsek.

"Korban diduga depresi sehingga bunuh diri," jelas Haryo.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Namun Haryo belum bersedia menjelaskan detail persoalan apa yang membuat korban depresi sehingga bunuh diri.

Jasad korban ditemukan pada Kamis (8/8/2019). Dia ditemukan tergeletak oleh warga di samping motor yang dikendarainya. Saat melakukan identifikasi dan olah TKP, polisi menemukan botol pestisida dan potas di jok motor.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.