Rabu, 24 Jun 2026 04:44 WIB

Kisah 4 Bocah di Blitar Kayuh Sepeda 90 Menit Demi Kembalikan Dompet

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 08 Agu 2019 15:51 WIB
Empat bocah pelajar kelas VII SMPN 8 Blitar yang viral di media sosial setelah mengembalikan dompet yang mereka temukan
Empat bocah pelajar kelas VII SMPN 8 Blitar yang viral di media sosial setelah mengembalikan dompet yang mereka temukan

jatimnow.com - Sebuah akun Facebook (FB) bernama Aris Dwi Cahya Ningrum membagikan kisah inspiratif empat bocah pelajar hingga unggahan itu viral di media sosial.

Kisah itu diunggah Aris pada pukul 12.58 Wib, Selasa (6/8/2019). Selian menulis caption, akun ini juga mengunggah foto empat anak laki-laki berpakaian sekolah. Empat pelajar itulah yang ia sebut sebagai pahlawan karena mengembalikan dompet miliknya yang berisi uang Rp 900 ribu.

Baca Juga: Ziarah ke Makam Bung Karno, Kapolri Listyo Sigit Serap Nilai Kepemimpinan Bangsa

"Ya allah nak... Ini Real ya.. Dompet saya jatuh dan di dalam ada uang 900 rb... Dan dikembalikan dari Klampok sampai di Sentul PIPP dia ngontel gek panas-panas. Ya Allah nak.. Umur smono kamu jujurmen. Aku Jan terharu," tulis akun FB Aris.

Setelah ditelusuri selama dua hari, diketahui bahwa empat bocah itu bernama Travis Hemar Borneo (14), Nur Hamid Hidayat (13), Gattan Mahendra (13) dan Hevryan Cahya Putra Pratama (12). Mereka tinggal di Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Pemilik dompet mengunggah foto empat bocah yang mengembalikan dompetnya yang jatuhPemilik dompet mengunggah foto empat bocah yang mengembalikan dompetnya yang jatuh

Dompet milik Aris ditemukan jatuh di depan SDN Klampok 1 ketika empat bocah kelas VII SMPN 8 Blitar tersebut pulang sekolah. Awalnya mereka menemukan bungkusan plastik berisi dompet, parfum dan perlengkapan make up. Setelah dibuka, mereka lalu berinisiatif untuk mengembalikan kepada pemilik.

Baca Juga: Tiga Warga Sidotopo Jadi Korban Dugaan Perampasan dan Penganiayaan Saat HUT Persebaya

"Saya yang pertama menemukan. Habis itu kesepakatan semuanya dikembalikan. Di dalamnya (dompet) ada KTP, SIM, sama uang sembilan ratus ribu," kata Travis, Kamis (8/8/2019).

Dengan berbekal kartu identitas dalam dompet, keempat bocah tersebut lantas menelusuri alamat pemilik menggunakan sepeda angin. Untuk menemukan alamat pemilik, keempatnya mengayuh sepeda selama 1,5 jam (90 menit).

"Pas ketemu rumahnya nggak langsung ketemu sama orangnya. Nunggu setengah jam, habis itu ketemu. Orang keluar katanya pas nyari dompetnya," ungkap Travis.

Baca Juga: Jenazah Santriwati Asal Kediri yang Terseret Ombak di Blitar Ditemukan

Setelah bertemu sang pemilik, ketiganya diberi imbalan. Mereka tak menyangka jika aksinya itu viral. Alasan mereka mengembalikan uang kepada pemilik karena takut dosa.

"Tahu (viral) pas malamnya. (Tidak digunakan sendiri uang dalam dompet) takut dosa," tambah Travis.

Hingga pukul 14.42 Wib, Kamis (8/8/2019), postingan akun FB Aris sudah mendapat 3000 tanggapan dan dibagikan 1500 kali oleh warganet. 451 komentar tercatat pada postingan kisah inspiratif tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.