Rabu, 17 Jun 2026 06:57 WIB

Ekspor Kopi dan Olahan dari Jatim Capai 187,09 Juta Dollar AS

Kadisperindag Jatim, Drajat Irawan saat meninjau stand peserta Festival Kopi Jatim 2019
Kadisperindag Jatim, Drajat Irawan saat meninjau stand peserta Festival Kopi Jatim 2019

jatimnow.com - Indonesia menjadi produsen kopi terbesar ke 4 dunia. Kopi salah satu komoditi yang sangat penting dalam industri makanan-minuman di Indonesia, termasuk Jawa Timur.

Indonesia dikenal sebagai produsen terbesar ke 4 kopi dunia setelah Brazil, Vietnam dan Kolombia. Data tahun 2017, dengan jumlah produksi kopi rata-rata mencapai lebih dari 600 ton per tahun.

Baca Juga: Indowood Expo 2026 Dibuka di Surabaya, Jatim Bidik Pasar Ekspor Global

Dari jumlah tersebut, Jawa Timur menyumbangkan produksi kopi mencapai 65,41 ribu ton atau berkontribusi sekitar 10 persen rata-rata produksi kopi secara nasional.

"Jawa Timur termasuk 5 provinsi penghasil kopi terbesar di Indonesia bersama Sumatera Selatan, Lampung, Aceh, Sumatera Utara. Ada 5 kabupaten penghasil utama kopi di Jawa Timur yakni Malang, Banyuwangi, Jember, Bandowoso dan Blitar," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Drajat Irawan kepada wartawan di sela acara Festival Kopi Jawa Timur 2019 di Grand City, Surabaya, Rabu (7/8) malam.

Ekspor kopi dan olahan kopi Jatim tahun 2018 mencapai 187,09 juta Dollar Amerika Serikat. Sebagian besar berupa biji kopi belum diolah sebesar 73,05 persen dan kopi instan 22,17 persen.

Sisanya berupa kopi bubuk, biji kopi panggang (roasted) dan minuman kopi lainnya. Negara utama tujuan ekspor kopi antara lain adalah Mesir, Jepang, Italia, Amerika Serikat dan Taiwan.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Sedangkan impor kopi dan olahan kopi pada tahun 2018 mencapai 90,35 juta dollar Amerika Serikat, sebagian besar berupa biji kopi belum diolah sebesar 49,86 persen berasal dari Vietnam, Brazil dan Papua Nugini.

"Neraca ekspor impor kopi Jawa Timur surplus," ujarnya.

Drajat menambahkan, Disperindag Jatim menggelar acara Festival Kopi Jawa Timur 2019 yang kedua kalinya. Tujuannya, untuk mempromosikan kopi dan industri kopi Jawa Timur.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Festival ini lebih fokus kepada proses pengolahan kopi. Kita berharap, festival kopi kali ini mampu menghadirkan IKM kopi terbaik Jawa Timur, serta menyajikan berbagai hasil kreatifitas dalam membuat olahan kopi," terangnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.