Senin, 15 Jun 2026 02:54 WIB

Polda: 3 Polisi Diduga Terlibat Jaringan 50 Kilo Sabu Jaringan Madura

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera

jatimnow.com - Tiga anggota polisi ditahan oleh Petugas Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Timur.

Penahanan tersebut diduga keterlibatan oknum kepolisian dengan pengedar narkotika jaringan Sokobanah, Kabupaten Sampang Madura.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

Ketiga oknum itu adalah S berpangkat Aipda, ES berpangkat Brigadir dan WA yang juga berpangkat Brigadir. Mereka bertugas di Polres Sampang.

Baca juga: Sita 50 Kilo Sabu dan Ekstasi, Satgas Gabungan Bongkar Jaringan Madura

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan dugaan keterlibatan tiga anggota tersebut diketahui setelah penyidik melakukan pendalaman terhadap lima tersangka jaringan Sokobanah.

"Tiga anggota yang diduga terlibat kenal dengan tersangka pengedar yang dirilis Bapak Kapolda Jawa Timur di Polres Tanjung Perak beberapa hari lalu,” katanya di Mapolda Jatim, Senin, (5/8/2019).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Saat diamankan, ketiganya dilakukan tes urine dan hasilnya positif mengandung zat amfetamin. Dari hasil pemeriksaan juga mendapat informasi bahwa anggota ini biasa berhubungan dan datang menemui tersangka pengedar di Sokobanah.

"Setiap sambang ke Sokobanah, anggota ini menerima uang terkadang Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu. Mereka juga ikut memakainya," jelasnya.

Satnarkoba Polda Jatim bekerja sama dengan Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Polres Bangkalan, Polres Sampang, TNI, dan petugas bea cukai dalam kurun waktu 5 bulan terakhir menangkap para tersangka pengedar narkotika yang terdiri atas empat laki-laki dan satu perempuan yakni SH,JH, N, S dan NAH.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Para tersangka ini, berada dalam satu jaringan yang sama. Narkoba yang mereka edarkan pun dipasok dari negara Malaysia. Dari barang bukti yang ditemukan, rata-rata berperan sebagai bandar atau distributor narkoba. Salah satu bandar diketahui memiliki rekening dengan nilai transaksi sebesar Rp 20 miliar.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.