Sabtu, 20 Jun 2026 15:07 WIB

Pilkada Serentak 2018

Pangdam Brawijaya: Lihat Prajurit TNI AD Tidak Netral, Laporkan!

  • Penulis :
  • | Jumat, 02 Feb 2018 19:20 WIB
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman

SURABAYA :: jatimnow.com - Anggota TNI AD dilarang keras berpihak dalam Pilkada Serentak 2018. Masyarakat di Jawa Timur diminta melaporkan ke Kodam V Brawijaya apabila menemukan indikasi atau ketidaknetralan prajurit TNI AD di lapangan.

"Netralitas TNI harga mati. Ini sudah perintah dan instruksi bapak Panglima TNI dalam rangka khususnya pilkada di Jawa Timur ini, harus netral," tegas Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Arif Rahman saat menghadiri Deklarasi Damai untuk Mensukseskan Pemilukada Serentak, di Surabaya, Jumat (2/2/2018).

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Ia kembali menginstruksikan kepada jajarannya, untuk tetap netral di pilkda serentak Tahun 2018 di Jawa Timur. Pangdam juga meminta kepada masyarakat yang mengetahui anggotanya berpolitik, untuk melaporkan ke kodam.

"Karena itu, apabila ada prajurit Kodam V Brawijaya terindikasi tidak netral, silahkan lapor ke kodam. pasti ditindaklanjuti," tegas dia..

Baca Juga: Menyoal Konsistensi Komunikasi Publlik Pejabat Negara

Pilkada serentak tahun 2018 di Jawa Timur diharapkan berjalan aman, damai dan kondusif. Ia juga mengapresiasi deklarasi damai yang digelar organsiasi wartawan seperti PWI, AJI, IJTI, AMSI Jawa Timur.

"Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih kepada awak media. Acara ini sangat luar biasa, bagus sekali, dalam rangka membuat kesejukan dalam Pilkada di Jatim," tuturnya.

Baca Juga: PKS Jatim Siapkan Pasukan Trainer API, Cetak Pemimpin Lewat Sistem

Deklarasi ini juga dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, Danrem 084 Bhaskara Jaya Kolonel Kav M Zulkifli serta para pimpinan media.


[Redaksi]

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.