Senin, 15 Jun 2026 04:21 WIB

30 Warga Blitar Diduga Keracunan Makanan Hajatan, 1 Orang Meninggal

  • Penulis : CF Glorian
  • | Sabtu, 03 Agu 2019 15:08 WIB
Salah satu warga di Kota Blitar yang meninggal dunia diduga akibat makanan hajatan
Salah satu warga di Kota Blitar yang meninggal dunia diduga akibat makanan hajatan

jatimnow.com - Puluhan warga yang tinggal di Jalan Kurma, Kelurahan/Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar mengeluh sakit perut dan pusing diduga setelah mengonsumsi makanan pada acara tahlilan di rumah salah satu warga.

Informasi yang dihimpun di lokasi, makanan tersebut dikonsumsi warga saat tahlilan pada Kamis (1/8/2019) malam. Total ada sekitar 30 warga yang mengaku mengeluh sakit perut hingga mual dan muntah.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Tadi malam kami menerima informasi ini. Kemudian kami tindaklanjuti pagi tadi. Ini kami sedang mengumpulkan sejumlah sampel," kata Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Blitar, dr. Didik Jumianto ketika di lokasi, Sabtu (3/8/2019).

Dari 30 warga yang mengeluhkan gejala keracunan, 6 orang di antaranya dirawat di rumah sakit. Dua di antaranya anak-anak. Sedangkan satu orang warga meninggal dunia, juga diduga akibat keracunan.

Dinas Kesehatan juga tengah mengumpulkan sejumlah sampel makanan yang dikonsumsi warga tersebut. Sampel yang dikumpulkan berupa muntahan warga dan kuah rawon.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Jadi warga yang meninggal itu kemungkinan dehidrasi berat. Kita kirim sampel ke laboratorium kesehatan untuk uji laboratorium. Hasilnya bagaiamana, nanti kita tunggu," papar Didik.

Sementara itu, polisi yang menerima laporan tengah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Soal penyebab korban meninggal, polisi belum bisa mengambil kesimpulan.

"Kita belum berani menyimpulkan karena belum dilakukan visum, mohon waktu. Adapun perkembangan nanti akan kami sampaikan," terang Kapolsek Kepanjen Kidul, Kompol Agus Fauzi.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.