Minggu, 21 Jun 2026 03:36 WIB

Ini Alasan Polisi Todongkan Pistol ke Pelaku Tabrak Lari di Mojokerto

Screenshoot video aksi kejar pelaku tabrak lari di Mojokerto
Screenshoot video aksi kejar pelaku tabrak lari di Mojokerto

jatimnow.com - Pelaku tabrak lari di Mojokerto berhasil diamankan, meski melalui aksi kejar-kejaran dan penodongan pistol.

Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Edy Widoyono mengatakan, mobil Fortuner nopol S 1479 QJ dikejar warga dan polisi setelah menabrak sepeda motor di daerah Pungging.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

"Informasinya tadi ada kecelakaan di daerah Pungging, korban masih berada di TKP pelaku melarikan diri dan sempat dikejar warga dan pengguna jalan yang melintas disana," kata Edy kepada wartawan, Sabtu (3/8/2019).

Ia menambahkan, mobil sempat diberhentikan oleh warga di sekitar Polsek Mojosari namun pelaku terus melajukan kendaraannya.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

"Awalnya warga yang mengejar, lalu warga melapor karena ada informasinya ada tindak pidana terus anggota ikut mengejar. Saat melintas di depan Pos Klenteng Mojosari mobil terus melaju dan berhasil diberhentikan di daerah Krembungdumpul, Mojosari," ujarnya.

Masih kata Edy, saat diberhentikan anggota mengarahkan untuk menepi dan keluar dari mobil, tapi pelaku tidak menghiraukan perkataan anggota.

Baca Juga: Sopir Angkutan Pelaku Intimidasi Turis Asal China di Probolinggo Minta Maaf

"Anggota dan dibantu warga memaksa untuk minggir dan dipaksa untuk keluar mobil. Alasan pelaku kabur belum tahu persis karena masih diperiksa," bebernya.

Penyebab polisi mengeluarkan pistol, lanjut Edy, karena pelaku diarahkan untuk berhenti tidak mau berhenti.

"Kalau mengeluarkan tembakan tidak benar, anggota hanya mengeluarkan senjata untuk keamanan saja karena pelaku diarahkan agar berhenti dan tidak mau turun dari mobil dan anggota terpaksa mengeluarkan  senjata demi melindungi, itu saja," jelasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.