Kamis, 18 Jun 2026 08:35 WIB

Kebakaran di Hutan Cagar Alam Kawah Ijen, Petugas Gunakan Alat Manual

Ilustrasi/ jatimnow.com
Ilustrasi/ jatimnow.com

jatimnow.com - Upaya pemadaman api di areal cagar alam (CA) Kawah Ijen untuk sementara ini hanya menggunakan peralatan manual. Sebab, lokasi terdampak disebut sulit dijangkau.

Kepala Resort Wilayah V KSDA Banyuwangi, Sumpena mengatakan bahwa kawasan CA Kawah Ijen yang terdampak kebakaran berada di lereng timur laut Gunung Merapi dan jauh dari kawasan Paltuding Ijen.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

"Itu (kebakarannya) di Gunung Merapi lereng timur laut. Dari Paltuding masih jauh," kata Sumpena, Kamis (1/8/2019).

Baca juga: Hutan di Kawasan Cagar Alam Kawah Ijen Terbakar

Menurutnya, api yang menyasar kawasan CA Kawah Ijen itu berasal dari sekitaran kebun Pasewaran yang masuk wilayah Wongsorejo dan di area Perum Perhutani.

Kebakaran yang terjadi di kebun Pasewaran, lanjutnya, terjadi pada Selasa (30/7) malam. Tepatnya di petak 80A.

"Informasi yang kami terima, kebakaran terjadi sejak Selasa malam. Itu di petak 80A, terus ada angin gede, api kebawa angin dan naik," katanya.

Hingga saat ini, kata Sumpena menegaskan, upaya pemadaman api terus dilakukan. Karena medan ke area kebakaran dinilai sulit dijangkau peralatan yang digunakan masih manual.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

Pihak yang dilibatkan, diantaranya dari KSDA Banyuwangi, Perhutani, pelaku wisata, dan masyarakat peduli api (MPA).

"Untuk peralatan kita menggunakan peralatan manual, kayak gepyok, garu, dan beberapa alat lainnya," ujarnya.

Hingga saat ini, kata dia, pihak Resort Wilayah V KSDA Banyuwangi belum mengetahui secara detail berapa luas lahan yang terbakar dari kejadian ini. Pihak KSDA, hanya dapat menghalau supaya api tidak merembet.

"Luasan sebaran api nanti kita susulkan ya," kata Sumpena.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.