Senin, 15 Jun 2026 20:14 WIB

Jalan Desa di Banyuwangi ini Ditutup, Warga Mengeluh dan Lapor Polisi

Penutupan jalan desa Alasbuluh Banyuwangi
Penutupan jalan desa Alasbuluh Banyuwangi

jatimnow.com - Warga Dusun Krajan RT 02 RW 01, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi mengeluhkan penutupan jalan desa di wilayahnya.

Dari penutupan jalan itu, warga di RT 02 Dusun Krajan harus memutar lebih jauh untuk keperluan sehari-harinya. Mulai berbelanja, salat di musala atau masjid, menuju jalan raya, dan pergi ke kebun.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Misdiyah (65), warga Dusun Krajan RT 02 mengaku bahwa penutupan jalan kampung tersebut telah berlangsung sekitar 5 bulan atau sejak Maret 2019.

Penutupan jalan kampung itu dilakukan oleh salah seorang warga yang mengklaim bahwa jalan tersebut masih tanah miliknya.

"Kita warga sini sudah lewat jalan ini sudah puluhan tahun," katanya di lokasi, Selasa (29/7/2019).

Tetapi semenjak ditutup sepihak warga harus berjalan memutar lebih jauh.

"Merasa rugi sekali dengan penutupan jalan ini. Kita harus memutar agak jauh," katanya.

Dari kasus ini, warga bersama salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM) juga telah melaporkan kasus ini kepada aparat yang berwajib.

Baca Juga: Mundur 2 Kali, Pembangunan Jembatan Gondang 1 di Tulungagung Akhirnya Dimulai

"Jika dalam 14 hari perkara ini belum selesai, kami akan berkirim surat ke Polres agar mengambil alih perkara ini," kata Mashuri.

Kapolsek Wongsorejo, Iptu Kusmin mengatakan bahwa pengaduan warga terkait penutupan jalan telah ditindaklanjuti. Namun, polisi masih akan meminta keterangan beberapa saksi untuk melengkapi.

"Setelah itu kami akan melakukan gelar perkara di Polres," kata Kapolsek.

Kusmin menambahkan berdasarkan keterangan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi status jalan yang ditutup itu merupakan fasilitas umum, bukan tanah yang berstatus sertifikat hak milik (SHM).

Baca Juga: Jembatan Kaliombo I Ditutup Total Selama 7 Bulan, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

"Dari pihak Desa Alasbuluh juga sudah menguatkan bahwa itu jalan desa. Dari BPN juga ada itu fasilitas atau jalan umum," ungkapnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.