Kamis, 18 Jun 2026 12:12 WIB

Dievakuasi, Truk Korban Jembatan Widang Dikurangi Beban Muatannya

Proses evakuasi truk di Jembatan Widang/ Foto: Arry Saputra
Proses evakuasi truk di Jembatan Widang/ Foto: Arry Saputra

jatimnow.com - Ada tiga truk yang menjadi korban Jembatan Widang yang ambruk. Salah satu kendala evakuasi truk, karena ada muatan pasir.

"Saya berharap nanti dari polres, kodim dengan Pemda Tuban, paling tidak kalau sudah selesai oleh TKP-nya, untuk meringankan beban truk yang ada disana itu," kata Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin kepada wartawan saat meninjau Jembatan Widang yang ambruk, Rabu (18/4/2018).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Truk yang tercebur ke sungai Bengawan Solo itu ada yang bermuatan pasir dan ada juga muatan bahan semen.

Truk yang bermuatan pasir menjadi berat untuk dievakuasi, karena pasir menjadi basah dan menambah beban.

"Pasir basah itu berat. Pasir harus dikosongin. Yang ada (truk) paling atas, kalau ada muatan dari semen, juga dikurangi semua," katanya.

"Pengurangan muatan pada truk itu harus dikurangi dulus. Saya kira itu harus dilakukan," terangnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Selain mengurangi beban truk, kapolda juga meminta ahli di bidang mengevakuasi truk.

"Kemudian dihitung oleh ahlinya yang bisa mengevakuasi truk itu. Misalnya beban truk kosong itu 15 ton. Kita paling tidak harus punya crane yg lebih besar daripada itu. Syukur-syukur yg punya kemampuan 50 ton," katanya.

"Dengan catatan, kita harus melihat konstruksi jembatan yang jatuh ini. Kalau jembatan ini nggak apa apa untuk jadi beban ngangkat ini ya kita lakukan. Kita secepatnya bisa mengevakuasi," jelasnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Reporter: Arry Saputra

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.