Jumat, 19 Jun 2026 18:08 WIB

Khofifah Minta Pelaku Industri Gunakan Teknologi Ramah Lingkungan

Gubernur Khofifah hadiri Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, Kota Probolinggo
Gubernur Khofifah hadiri Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, Kota Probolinggo

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta para pelaku industri untuk menjaga kelestarian lingkungan. Ia juga mengimbau para pelaku usaha menggunakan teknologi ramah lingkungan hingga menghentikan pencemaran lingkungan.

"Terutama mengenai pengurangan pengunaan plastik, penggunaan teknologi ramah lingkungan serta tidak melakukan pencemaran lingkungan," kata Gubernur Khofifah dalam acara Hari Lingkungan Hidup Sedunia, di Pelabuhan Perikanan Pantai Mayangan, Kota Probolinggo, Minggu (28/7/2019).

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Gubernur Khofifah menambahkan, merujuk data World Health Organization (WHO), setiap tahun ada sekitar 7 juta orang meninggal karena polusi udara. Dari jumlah itu, sekitar 70 persen berada di Asia Pasifik.

"Sedangkan data di Indonesia, ada sekitar 62.000 penduduk yang meninggal karena polusi udara," ungkap mantan Menteri Sosial ini.

Untuk itu, lanjut Khofifah, Pemprov Jatim sudah menempuh langkah kerjasama dengan pihak lain dalam pelestarian sungai. Salah satu sungai yang sudah dilestarikan yaitu Sungai Brantas.

"Kami juga bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan dalam pelestarian sungai atau disebut Adopsi Brantas," bebernya.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Selain itu, Gubernur Khofifah juga mengajak elemen masyarakat dan perusahaan agar memanfaatkan sampah menjadi energi.

"Kita berikan referensi kepada daerah-daerah lain di Indonesia untuk pemanfaatan sampah menjadi listrik. Ternyata kita sudah melakukan di Surabaya dan Mojokerto. Dengan adanya ini, artinya diharapkan menjadi sumber energi terbarukan untuk menghasilkan listrik menggunakan cara gasifikasi, pyrolysis dan incinerator," jelasnya.

Menurutnya, salah satu perusahan yang sudah menerapkan kepedulian lingkungan di Jatim yaitu PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO).

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

General Manager PT PHE WMO Ani Surakhman mengutarakan, perusahaan ini sudah sejak 2011 mengimplementasikan arahan dan monitoring SKK migas terkait lingkungan hidup.

"Ada beberapa daerah yang kita jadikan tujuan pendidikan lingkungan hidup. Antara lain Pulau Madura, Kabupaten Gresik, Bangkalan dan sekitarnya. Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.