Selasa, 16 Jun 2026 12:40 WIB

Remaja Aksi Motocross di Makam Pasuruan Minta Maaf, Ini Motifnya

  • Penulis : Moch Rois
  • | Kamis, 25 Jul 2019 15:34 WIB
Permohonan maaf yang disampaikan dua biker di Polsek Grati
Permohonan maaf yang disampaikan dua biker di Polsek Grati

jatimnow.com - Empat remaja yang diamankan di Polsek Grati akibat ulahnya menjadikan gundukan makam sebagai sirkuit motocross meminta maaf.

Dengan didampingi orang tuanya, salah satu remaja yang viral atas tindakannya tersebut yaitu Muhamad Haris Maulana (17), mengatakan jika tindakan yang dilakukan berawal dari iseng.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Mereka tidak mengerti jika hal tersebut mengundang kecaman masyarakat.

"Sebenarnya cuman guyonan, saya tidak tau kalau bakal seperti ini," katanya, Kamis (25/7/2019).

Baca juga: 

Atas peristiwa ini, Haris bersama ketiga temannya mengucapkan minta maaf kepada masyarakat yang marah dengan kejadian tersebut.

"Saya menyesal. Kami minta maaf," ucapnya.

Remaja yang menjadikan gundukan makam seperti sirkuit motocross pun membuat vidio permintaan maaf dengan didampingi orang tua dan polisi.

Berikut isi ucapan permintaan maaf tersebut.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Saya, Muhamad Haris Maulana, dan Muhamad Zidan Akbar. Kami berdua adalah orang yang dengan sengaja melindas makam atau kuburan, yang terletak di Dusun Menangas Wetan, Desa Kebonrejo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Dengan ini menyatakan bahwa sehubungan dengan aksi tercela yang kami lakukan dan viral pada hari Kamis 29 April 2019 tersebut, yaitu dengan sengaja melindas beberapa makam atau kuburan, lalu mendapat kecaman keras dari masyarakat atas perbuatan yang kami lakukan berdua tersebut.

Maka, dengan ini kami berdua menyatakan bahwa perbuatan yang kami lakukan sangat tercela dan melanggar aturan serta norma-norma agama manapun.

Berkaitan dengan hal tersebut, kami berdua mohon maaf yang sebesar-besarnya atas perbuatan tersebut. Perbuatan tersebut kami lakukan murni hanya untuk lelucon dan iseng belaka.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

Saya berjanji tidak akan melakukan perbuatan tercela lagi. Dan saya juga berjanji akan taat kepada setiap peraturan yang berlaku, baik aturan agama atau aturan yang ditetapkan pemerintah.

Sekali lagi kami berdua mohon maaf atas perbuatan yang kami lakukan berdua tersebut. Kiranya, seluruh masyarakat di Indonesia mau memafkan perbuatan yang saya lakukan.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.