Kamis, 18 Jun 2026 08:03 WIB

Kakek 73 Tahun Pensiunan Polisi Ini Jalan Kaki Surabaya-Jakarta

  • Penulis :
  • | Selasa, 17 Apr 2018 22:24 WIB
Kapolda dan Ketua PP Polri Daerah Jatim melepas Aiptu (Purn) Soepardi.
Kapolda dan Ketua PP Polri Daerah Jatim melepas Aiptu (Purn) Soepardi.

jatimnow.com - Soepardi kakek umur 73 tahun akan melakukan jalan kaki dari Surabaya ke Jakarta.

Pensiunan polisi berpangkat Aiptu itu menempuh perjalanan dari Mapolda Jatim hingga ke Mabes Polri.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Aiptu (Purn) Soepardi warga Simo Pomahan Baru, Surabaya ini membulatkan tekadnya untuk berjalan kaki dari Mapolda Jatim hingga ke Mabes Polri.

"Ini niat saya. Pertama, saya itu kan anggota polisi. Ya mudah-mudahan anggota polisi setelah saya ini ada penerusnya. Selama ini saya lihat belum ada yang dinas maupun pensiun melakukan jalan kaki dari Surabaya ke Jakarta," ujar Soepardi kepada wartawan di Mapolda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Selasa (17/4/2018).

Soepardi lama berdinas di Pelopor (Brimob) di Kalimantan Selatan. Kemudian, berdinas di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan pensiun pada 1993.

Perjalanan Aiptu (Purn) Soepardi jalan kaki dari Polda Jatim ke Mabes Polri ini dilepas Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, Ketua Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Daerah Jawa Timur Irjen Pol (Purn) Untung S Rajab. Serta pejabat utama Polda Jatim dan pengurus PP Polri Daerah Jatim.

Soepardi akan melakukan jalan kaki menuju Jakarta melalui jalur utara dan menempuh waktu sekitar sebulan atau sebelum memasuki bulan ramadhan 2018.

Selama perjalanan, Soepardi akan singgah di mapolsek atau mapolres yang dilintasinya.

Setiap transit di mapolsek atau mapolres, akan meminta tanda tangan petugas di markas kepolisian tersebut, sebagai bukti dirinya melakukan perjalanan kaki dari Polda Jatim hingga ke Mabes Polri. Serta menjadi kenang-kenangannya melakukan perjalanan kaki.

Selama jalan kaki hingga ke Jakarta, Soepardi akan dipantau oleh anaknya yang mengendarai sepeda motor. Namun, katanya tidak dikuntit dibelakangnya.

"Anak saya, tapi tidak di belakang saya persis. Mungkin dari agak kejauhan," terangnya.

Ia menegaskan, tidak ada maksud lain melakukan perjalanan tersebut. Hanya ingin memberikan contoh bagi anggota Polri aktif maupun pensiun, untuk tetap semangat.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Dia juga berharap ada anggota aktif maupun pensiun bisa melakukan seperti dirinya, berjalan kaki dari Surabaya hingga Jakarta.

"Nanti di Mabes (Polri) ketemu siapa saja. Ditemui Kapolri saja sudah senang. Dari Mabes Polri, dilanjutkan ke PP Polri," terangnya.

Sementara itu, Irjen Pol (Purn) Untung S Rajab menceritakan, awalnya dia tidak percaya ketika didatangi Soepardi, yang mengutarakan niatnya ingin jalan kaki dari Surabaya ke Jakarta.

"Iki temenan ta. Sehat ta pak. (Ini sungguhan. Sehat ya pak)," ujar Untung.

Mantan Kapolda Jatim ini pun bertanya ke istri Soepardi tentang kondisi kesehatan suaminya. Karena yakin masih sehat, Untung pun mempersilahkan Soepardi melakukan perjalanan jalan kakinya ke Jakarta. Bahkan, akan dilepas oleh pengurus PP dan Kapolda Jatim.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

"Pak Soepardi ini memotivasi kita untuk tetap semangat," jelas mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin mengapresiasi aksi jalan kaki yang dilakukan pensiunan polisi Aiptu Soepardi.

"Kita salut dan terinspirasi kesemangatan dari purnawirawan umur 73 tahun berkeinginan nge-tes dirinya jalan dari Surabaya ke Jakarta," ujar Machfud.

"Yang mau pensiun jangan merasa mau sakit lah, ngantuk-ngantuk lah, terus semangat seperti Pak Soepardi yang umurnya 73 tahun tapi punya keinginan jalan dari Surabaya ke Jakarta. Mudah-mudahan sehat selamat sampai tujuan," jelasnya.

Reporter: Jajeli Rois
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.