Senin, 22 Jun 2026 07:14 WIB

Digembleng 6 Hari di SPN Mojokerto, Apa Kabar Para Polisi Gendut?

Para polisi gendut membakar lemak di bawah sinar matahari siang hari di SPN Mojokerto
Para polisi gendut membakar lemak di bawah sinar matahari siang hari di SPN Mojokerto

jatimnow.com - Sepekan sudah para polisi gendut di seluruh Jawa Timur digembleng di Sekolah Polisi Negara (SPN) Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Hasilnya, berat badan para polisi gendut ini mulai turun drastis.

"Selama 6 hari ini ada penurunan berat badan signifikan antara 2 sampai 3 kilogram. Bahkan ada satu personel yang turun hingga 4,5 kilogram," kata Pendamping IMT (Indeks Masa Tubuh), Ipda Irfan, Senin (22/7/2019).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Baca juga:  Puluhan Polisi Gendut Diajak Bakar Lemak di SPN Mojokerto

Diketahui, 50 personel polisi yang berdinas di Polda Jatim dan jajaran itu yang mengikuti program penurunan berat badan mulai 15 hingga 26 Juli 2019.

Para polisi gendut diajak berlari di siang hariPara polisi gendut diajak berlari di siang hari

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Kepala Poliklinik SPN Mojokerto Urip Santoso mengatakan, hampir 100 persen para peserta mengalami penurunan berat badan secara signifikan.

"Jadi kalau mereka tidak turun berat badan, tapi mereka turun lingkar perut, lingkar paha dan lingkar dada. Jadi mereka yang tidak turun berat badan mereka progresnya kecenderungan ototnya, jadi lemaknya itu terbakar dengan program ini," jelas Urip Santoso.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Terpisah, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan, program ini merupakan atensi langsung dari Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

"Polda Jatim langsung merespon program dari Bapak Kapolri yang tertuang dalam Jukrah Kapolri nomor ST/1438/II/KEP./2019 tanggal 12 Februari 2019 untuk menghindari penyakit yang risiko tinggi contoh penyakit jantung, darah tinggi dan diabetes," terang Barung.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.