Selasa, 16 Jun 2026 16:43 WIB

Spanduk 'Cabutlah Nyawa Orang Yang Buang Sampah Disini' Ternyata Ampuh

Spanduk peringatan untuk pembuang sampah terpasang di Dusun Tani Nelayan, Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo (foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Spanduk peringatan untuk pembuang sampah terpasang di Dusun Tani Nelayan, Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo (foto-foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemasangan spanduk bertuliskan 'Cabutlah Nyawa Orang Yang Buang Sampah Disini' di Dusun Tani Nelayan RT 01 RW 01, Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, ternyata membuat para pembuang sampah ngawur menjadi jera.

"Efeknya sekarang tidak ada yang buang sampah di sana. Sebelum dipasang spanduk itu, masih ada orang yang buang sampah meskipun dijaga oleh warga sekitar dan perangkat desa," kata Kepala Dusun Tani Nelayan, Syafiul Anam saat ditemui jatimnow.com, Selasa (16/7/2019).

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

Baca juga:  

Kemungkinan besar, lanjut Anam, orang yang membuang sampah itu warga dari luar dari Dusun Tani Nelayan, Desa Pepe. Karena warga Desa Pepe, sudah ada petugas yang mengambil sampah setiap dua hari sekali dan dibayar dengan iuran.

Sisa-sisa sampah sebelum spanduk peringatan bagi pembuang sampah dipasangSisa-sisa sampah sebelum spanduk peringatan bagi pembuang sampah dipasang

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

"Dulu sebelum spanduk itu dipasang, ada orang yang ketangkap tangan membuang sampah, ternyata orang itu warga luar Desa Pepe," beber Anam.

Dari pantauan jatimnow.com, sampah yang dibuang di tanah kosong tersebut merupakan sampah rumah tangga seperti bekas masakan, popok, botol minuman dan lainnya.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

"Perangkat desa dan warga sudah lelah membersihkan sampah-sampah yang dibuang di tempat itu. Kami sering kerja bakti, tapi hanya selang dua hari, sampahnya menumpuk lagi," ungkap Syafiul.

Spanduk itu bertuliskan "Ya Allah... Cabutlah Nyawa Orang Yang Buang Sampah Disini..!!! Amin.!!!" itu dipasang sekitar pukul 21.00 Wib, Selasa (9/7/2019) lalu. Pemasangan dilakukan bersama perangkat desa, kader pecinta lingkungan Sedati, Polsek Sedati serta warga.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.