Senin, 15 Jun 2026 09:04 WIB

Cegah Dehidrasi, Gerakan Minum Air Bersama Diterapkan ke JCH Indonesia

  • Penulis : LKBN Antara
  • | Minggu, 14 Jul 2019 12:48 WIB
Ilustrasi haji/ Foto: Dok. jatimnow.com
Ilustrasi haji/ Foto: Dok. jatimnow.com

jatimnow.com - Gerakan minum bersama segera diterapkan dan dibiasakan setelah jemaah calon haji (JCH) tiba di Mekkah, Arab Saudi, untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan kesehatan yang muncul akibat dehidrasi.

Tim Dokter Jaga KKHI Daerah Kerja (Daker) Mekkah Edy Ramdhani di KKHI Mekkah, Sabtu waktu setempat mengatakan, gerakan minum bersama akan diterapkan kepada jemaah calon haji Indonesia tiap dua hingga tiga jam.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

"Nanti di tiap kloter akan diberikan penguatan seperti itu sehingga dengan minum bersama konsumsi cairan benar-benar bisa diukur dan dilakukan," katanya.

Pihaknya melihat ada kecenderungan selama ini jamaah calon haji asal Indonesia kurang sadar untuk mengonsumsi cairan dalam jumlah cukup.

Padahal asupan cairan sangat diperlukan terlebih saat puncak musim haji tahun ini diperkirakan suhu panas ekstrem akan terjadi hingga lebih dari 50 derajat Celsius.

Senada disampaikan Novita Silvana yang juga Tim Dokter Jaga KKHI Mekkah yang mengatakan gerakan minum bersama harus menjadi bagian tak terpisahkan dan disadari bersama oleh jamaah calon haji Indonesia.

Baca Juga: Menabung 14 Tahun, Komentator Sepak Bola Tarkam Asal Jember Berangkat Haji

"Jangan nunggu haus dan jangan takut sering kencing," kata Novita.

Beberapa tips yang disampaikan oleh KKHI yakni jamaah harus mampu mengelola dan mengukur kemampuan diri serta mengatur dengan baik aktivitas fisiknya, terlebih mereka yang memiliki penyakit bawaan.

"Gunakan selalu alat pelindung diri seperti payung, topi, kacamata, dan sandal," katanya.

Baca Juga: Mas Dhito Beri Kursi Roda untuk Mbah Marsiyah, Jamaah Haji Tertua Usia 104 Tahun

Pihaknya juga menekankan pentingnya jamaah calon haji untuk selalu mengonsumsi buah dan sayur yang disediakan katering resmi bagi jamaah.

"Seringkali mereka tidak makan buahnya, mereka simpan dan akhirnya tidak terkonsumsi, padahal ini harus dimakan. Dan jangan lupa untuk konsumsi kurma," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.