Sabtu, 20 Jun 2026 04:06 WIB

Otak Perampokan dan Pembunuhan Suami Istri di Tuban Ditangkap

Tim Jatanras Polda Jatim menangkap otak perampokan dan pembunuhan di depan JMP Surabaya
Tim Jatanras Polda Jatim menangkap otak perampokan dan pembunuhan di depan JMP Surabaya

jatimnow.com - Setelah melakukan pengejaran mulai dari Cepu, Blora, Jawa Tengah hingga Bojonegoro, Tim Jatanras Polda Jatim akhirnya menangkap otak perampokan dan pembunuhan suami istri, warga Dusun Tanggungan, Desa/Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Setelah sempat singgah di Bojonegoro, kemudian melintas di Lamongan dan Gresik, sang pelaku sampai di Surabaya. Tim Jatanras Polda Jatim yang dipimpin Kasubdit Jatanras AKBP Leonard Sinambela berhasil melacak keberadaan pelaku di sekitar Jembatan Merah Plasa (JMP) Surabaya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Kami tangkap pelaku di depan JMP dalam posisi masih membawa tas yang berisi sejumlah barang hasil perampokan," kata Leonard, Minggu (14/7/2019).

Namun, Leonard belum membeberkan, barang rampokan apa yang masih ada di dalam tas pelaku itu. Apakah uang tunai puluhan juta rupiah ataukah handphone yang dirampas pelaku dari toko korban, Jumat (12/7/2019) lalu itu.

Baca juga:  

Dari interogasi dan pemeriksaan sementara, otak perampokan dan pembunuhan terhadap pasangan suami istri (pasutri) Sukamto (60) dan Sri Endangwati (55) tersebut, bernama Wiji (37).

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Pelaku asal Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro itu kami tangkap Sabtu (13/7/2019) sore saat hendak naik bus di JMP, Surabaya," beber Alumnus AKPOL tahun 2000 ini.

Setelah ditangkap, pelaku kemudian dibawa oleh Tim Satreskrim Polres Tuban untuk diperiksa kembali. Sehingga belum diketahui secara detail bagaimana Wiji melakukan perampokan dan pembunuhan tersebut. Apalagi dugaan sementara, dalam beraksi, Wiji dibantu dua orang.

"Pelaku ini otak perampokan dan pembunuhan. Dialah yang masuk ke dalam toko korban," tegas Leonard.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Dalam perampokan itu, Wiji merampas handphone, uang tunai puluhan juta rupiah, motor dan barang berharga lainnya milik kedua korban. Tidak sampai disitu, ia kemudian membunuh suami istri tersebut, diduga mengganakan benda tumpul.

Mayat Sukamto ditemukan di lorong ruangan belakang dalam posisi tertelungkup. Pada tubunya terdapat tiga luka terbuka di kepala bagian belakang. Sedangkan jasad Sri Endangwati, istri Sukamto, berada di gudang kapas pembuatan kasur dalam posisi terlentang dengan luka di kepala bagian belakang. Keduanya diduga dipukuli pelaku hingga tewas menggunakan benda tumpul.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.