Rabu, 17 Jun 2026 21:05 WIB

Komplotan Perampok Bunuh Suami Istri Pemilik Toko di Tuban

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Suami istri yang tinggal di Dusun Tanggungan, Desa/Kecamatan Plumpang, ditemukan tewas bersimbah darah. Pasangan suami istri (pasutri) bernama Sukamto (60) dan Sri Endangwati (55) itu, diduga kuat menjadi korban perampokan disertai pembunuhan.

Informasi yang didapat jatimnow.com, mayat pasutri yang sehari-hari berjualan perabot dan kebutuhan rumah tangga itu ditemukan pertama kali oleh anaknya yang bernama Steven Leonardo (38) dan Wiwik Suryanti (38), sekitar pukul 15.30 Wib, Jumat (12/7/2019).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Melihat ayah dan ibunya tewas, anak korban yang sehari-hari tinggal di Lamongan tersebut langsung melapor ke Polres Tuban. Setelah melakukan identifikasi dan olah TKP, diduga kuat korban menjadi perampokan disertai pembunuhan. Penyelidikan akhirnya melibatkan tim gabungan dari Satreskrim Polres Tuban dan Subdit Jatanras Polda Jatim.

"Setelah melakukan identifikasi dan penyelidikan, kami menyimpulkan korban meninggal karena menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas)," kata Kasubdit Jatanras Polda Jatim, AKBP Leonard Sinambela, Sabtu (13/7/2019).

Alumnus AKPOL tahun 2000 ini menambahkan, kesimpulan tersebut mengerucut setelah tim gabungan tersebut mendapat fakta bahwa sejumlah barang berharga milik korban hilang.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Jadi dugaannya, pelaku curas ini menganiaya kedua korban hingga meninggal dunia, kemudian merampas harta benda korban," beber Leonard.

Dalam identifikasi, jasad Sukamto berada di lorong ruangan belakang dalam posisi tertelungkup. Pada tubunya terdapat tiga luka terbuka di kepala bagian belakang. Sedangkan jasad Sri Endangwati, istri Sukamto, berada di gudang kapas pembuatan kasur dalam posisi terlentang dengan luka di kepala bagian belakang.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Dugaannya, korban dibunun dengan benda tumpul," ujarnya.

Tewasnya suami istri itu diketahui anaknya setelah merasa curiga karena kedua orangtuanya itu tak kunjung mengangkat telepon. Setelah sampai di rumah orangtuanya itu, sang anak masuk dengan memanjat pagar dan masuk lorong rumah hingga menemukan jasad kedua orantuanya tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.