Sabtu, 20 Jun 2026 03:50 WIB

Geledah Basecamp Komplotan Pencuri Mobil, Ratusan Barang Curian Disita

Selain mobil dan motor, komplotan ini mencuri barang apapun milik korbannya
Selain mobil dan motor, komplotan ini mencuri barang apapun milik korbannya

jatimnow.com - Tim Jatanras Polda Jatim terus menelusuri jejak kejahatan komplotan pencuri mobil yang disergap di Gempol, Pasuruan. Terbaru, tim ini menyita beragam barang bukti hasil kejahatan komplotan yang dikomandoi Mahmudan alias Dany alias Geprek (36), warga asal Sememi, Surabaya tersebut.

Penggeledahan dilakukan Kasubdit Jatanras Polda Jatim AKBP Leonard Sinambela dan timnya setelah semua orang yang ditangkap dalam penyergapan tersebut diperiksa dan ditentukan status hukumnya. Dari lima orang yang ditangkap, empat di antaranya ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Lima orang itu adalah Geprek (tewas dalam penyergapan), Ahmad Yonis (21), asal Benowo, Surabaya, yang tertembak kakinya dalam penyergapan; Leonardo Kurniawan (23), asal Benowo, Surabaya kemudian Dedy Setiawan (24), warga Cerme, Gresik. Keempatnya ditetapkan sebagai tersangka.

Baca juga:  

Sedangkan satu perempuan bernama Nita Yuan (19), yang diakui sebagai tunangan Leonardo Kurniawan, masih berstatus sebagai saksi.

Anggota komplotan pencuri mobil Geprek CsAnggota komplotan pencuri mobil Geprek Cs

"Dari hasil pemeriksaan mereka, kami bergerak menuju Cerme, Gresik, tempat tinggal tersangka Dedy Setiawan," ungkap Leonard di Mapolda Jatim, Selasa (9/7/2019).

Alumnus AKPOL tahun 2000 ini menambahkan, rumah Dedy Setiawan inilah yang menjadi basecamp komplotan Geprek. Di rumah itu pula, Geprek tinggal dan menyembunyikan semua barang hasil kejahatan mereka selama ini. Apalagi dalam pemeriksaan terungkap, Geprek Cs sudah beraksi di beberapa kota di Jawa Timur.

"Semua barang hasil kejahatan kelompok ini sudah kami sita sebagai barang bukti," beber Leonard.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Dari hasil penggeledahan terungkap bahwa Geprek Cs tidak hanya mencuri mobil dan motor yang mereka incar. Namun, komplotan ini juga mencuri barang apa saja yang ada di dalam rumah korban.

Selain mobil, barang apapun dicuri komplotan Geprek CsSelain mobil, barang apapun dicuri komplotan Geprek Cs

"Mereka ini pesialis rumah, jadi mainnya menjelang subuh pada saat rumah itu kosong atau Salat Subuh. Mereka masuki rumah dengan cara mencongkel. Selain mobil atau motor, ada tas isi laptop disikat. Handphone dan STNK, BPKB, bahkan burung pun mereka curi," beber Leonard.

Dari catatan sementara, Geprek Cs sudah beraksi di Surabaya, Gresik, Lamongan hingga Mojokerto. Dari penyelidikan, kelompok ini sudah mencuri puluhan hingga ratusan tempat.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

"Paling banyak TKP Gresik, Surabaya khususnya Benowo, Mojokerto hingga Lamongan. Kalau dihitung, TKP ada puluhan hingga ratusan. Jadi dari hasil penyelidikan kita, dari BB yang ada, memang ada di beberapa tempat," tambah mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya ini.

Burung pun dicuri komplotan pencuri mobil iniBurung pun dicuri komplotan pencuri mobil ini

Selain menetapkan empat orang tersebut sebagai tersangka, Jatanras Polda Jatim juga menangkap dua orang penadah yaitu Machfud dan Matruji yang juga sudah ditetapkan tersangka.

Leonard berharap, masyarakat yang merasa kehilangan atas barangnya bisa melapor ke kantor polisi terdekat atau langsung ke Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.