Jumat, 19 Jun 2026 07:29 WIB

Buru Pembuang Orok Bayi di Sungai, Polisi Cari Ibu Hamil di Ngawi

Penemuan orok bayi di Sungai Lanang, Ngawi
Penemuan orok bayi di Sungai Lanang, Ngawi

jatimnow.com – Polisi berupaya menemukan orang tua yang tega membuang orok bayi berjenis kelamin laki-laki di Sungai Lanang, Desa Sumberejo, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi.

Kapolsek Sine, Iptu M. Farid Suharta mengatakan pihaknya terus mencari pelaku pembuang orok bayi yang diperkirakan berusia 5-6 bulan ini.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

"Kami telah menyebar informasi ke Bhabinkamtibmas untuk mengecek keberadaan ibu hamil. Siapa tahu ada yang sudah kempes padahal belum saatnya melahirkan," katanya, Senin (8/7/2019).

Baca juga: Orok Bayi Dikira Boneka Ditemukan Mengapung oleh Warga di Sungai Ngawi

Ia membenarkan jika kini belum ada petunjuk siapa pelaku yang tega membuang orok bayi berjenis kelamin laki-laki itu.

Hingga kini tidak ada petunjuk lebih yang mengarah kepada pelaku pembuang bayi yang ditemukan dengan tali pusar masih melekat tersebut.

"Masih minim petunjuk," ujarnya.

Menurutnya, penemuan orok bayi ini ada dua kemungkinan. Yaitu, pertama bayi sengaja di lempar dari atas sungai dan yang kedua adalah orok tersebut berasal dari daerah atas di Desa Wonosari, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

"Karena memang kata warga, arus sangat deras sekali. Jadi mengikuti arus dari atas ke bawah," ujarnya.

Dari hasil identifikasi petugas Puskesmas Sine menyatakan umur bayi baru 5-6 bulan dalam kandungan.

"Dipaksa untuk lahir dan kemudian dibuang oleh orang yang tidak bertanggung jawab," terangnya.

Orok bayi ini sendiri telah dikirim ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soetomo Ngawi untuk dilakukan identifikasi lanjutan.

Baca Juga: Polres Ngawi Amankan Tersangka Curas Kabel Sibel yang Beraksi di 53 TKP

Sedangkan untuk penanganan kasus ini sendiri telah dilimpahkan ke Sat Reskrim Polres Ngawi.

"Kasus seperti ini kami limpahkan," tukasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.