Jumat, 19 Jun 2026 11:21 WIB

Tim Cagar Budaya Kaget Melihat Destinasi Kota Tua di Surabaya, Kenapa?

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan tim cagar budaya ketika mengunjungi salah satu gedung di kota tua di Surabaya.
Plt Kepala Dinas Pariwisata dan tim cagar budaya ketika mengunjungi salah satu gedung di kota tua di Surabaya.

jatimnow.com- Dinas Pariwisata Kota Surabaya saat ini sedang gencar-gencarnya menata kawasan heritage Surabaya.

Dalam penataan ini, Dinas Periwisata bersama-bersama tim cagar budaya berkeliling di kawasan yang diagung-agungkan menjadi destinasi kota tua di Kota Pahlawan ini.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Namun, saat Disparta dan tim cagar budaya berkunjung ke kawasan Pecinan Jalan Karet, Senin (16/4/2018), mereka kesulitan melakukan pengambilan gambar untuk pendataan.

Sebab, di depan gedung-gedung bersejarah itu tertutupi truk yang diduga milik perusahaan jasa pengiriman barang dan logistik.

"Lho, bagaimana ini, kawasan heritage kok semrawut. Mana menariknya jika dikatakan destinasi, wong bangunan uniknya tertutupi truk dan macet pula," celetuk Prof. Dr. Ir. Johan Silas, salah satu anggota tim Cagar Budaya Kota Surabaya.

Oleh karena itu, Prof Johan menyarankan agar pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Irvan Widyanto menata kembali koridor di sepanjang Jalan Karet itu.

"Kalau bisa, ditata lagi supaya bisa terlihat menarik, agar para wisatawan tidak merasa rugi kalau berkunjung ke sini. Padahal, kita ingin menonjolkan bangunan unik yang bersejarah itu," ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa pada bagian atas bangunan juga tidaklah menunjukkan keindahan sama sekali, karena masih ada kabel listrik yang kurang tertata rapi.

"Lha, kabel yang semrawut ini juga kurang menarik, coba kalau kabel itu bisa dibuat sistem tanam ikut box culvert, pasti rapi," tandasnya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Sementara itu, Plt Kadis Pariwisata Irvan Widyanto yang juga ikut turun memantau kawasan heritage Surabaya, langsung menunjukkan reaksinya.

Bahkan, ia langsung memanggil petugas parkir agar memindahkan truk yang ada di depan Rumah Abu Han Jalan Karet no 72 Surabaya.

"Mas, jangan diparkir di sini dong, tolong dipindahkan," tegas Irvan kepada salah satu sopir truk itu.

Selain itu, Noni petugas penjaga rumah Abu Han mengatakan bahwa di rumah yang dijaganya itu adalah milik seseorang bernama Robert yang tinggal di Jalan Trunojoyo 65 Surabaya.

Rumah Abu Han itu seringkali digunakan untuk ibadah di Kampung Pecinan.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

"Di sini digunakan beribadah cuma dua Minggu sekali, sehingga kalau hari-hari biasa terkesan tertutup tapi saya tetap di sini kok untuk berjaga," terang Noni yang sudah menunggu rumah tersebut sejak 5 tahun silam.

 

Reporter: Fahrizal Tito

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.