Jumat, 19 Jun 2026 12:17 WIB

Kemeriahan Festival Rujak Uleg di Ponpes Darul Falah Ponorogo

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 07 Jul 2019 13:27 WIB
Bupati Ipong dan istri ikut menguleg rujak dalam Festival Rujak Uleg 2019 di Ponorogo
Bupati Ipong dan istri ikut menguleg rujak dalam Festival Rujak Uleg 2019 di Ponorogo

jatimnow.com - Sebanyak 2019 warga di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah, Desa Blimbing, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo menguleg rujak bersama Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni dan istri dalam Festival Rujak Uleg 2019, Minggu (7/7/2019).

Pantauan jatimnow.com, 1,5 km sebelum memasuki Ponpes Darul Falah, sudah berjejer ribuan ibu-ibu. Mereka bersiap menguleg rujak, dengan deretan cobek lengkap dengan bumbunya seperti gula merah, asem, buah petis, tahu, tempe hingga kangkung.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Warga bersama-sama menguleg rujakWarga bersama-sama menguleg rujak

Ada dua rujak dalam Festival Rujak Uleg 2019 ini, yaitu rujak uleg buah dan rujak uleg petis. Bupati Ipong yang hadir bersama istri ikut menguleg rujak. Bupati Ipong menyebut, Festival Rujak Uleg di lingkungan ponpes itu menunjukkan bahwa ponpes tidak ekslusif.

"Sangat inspiratif dan ini menunjukkan tidak ada bedanya lingkungan ponpes atau tidak," kata Bupati Ipong.

Bupati Ipong berharap festival ini bisa ditiru kelompok masyarakat lain, sehingga bisa mewujudkan 1001 festival di Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Warga berbaur dalam Festival Rujak UlegWarga berbaur dalam Festival Rujak Uleg

"Semoga ada festival-festival serupa. Kita wujudkan 1001 festival," ungkapnya.

Sementara, Pimpinan Ponpes Darul Falah, Riza Arif Ahmadi menyatakan, festival itu diikuti para santri, wali santri dan warga sekitar.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Ini juga momentum sebagai pembukaan car free day di Sukorejo," ucapnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.