Senin, 15 Jun 2026 18:16 WIB

Polisi Telusuri Jejak Digital Pemilik Akun FB Penghina Presiden

  • Penulis : CF Glorian
  • | Sabtu, 06 Jul 2019 15:12 WIB
Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono
Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono

jatimnow.com - Polisi menaikan status dari penyelidikan ke penyidikan. Pemilik akun FB Aida Konveksi, Ida Fitri (44) yang memposting foto penghinaan terhadap presiden kembali diperiksa.

Saat diperiksa, Ida Fitri didampingi tim kuasa hukumnya. Ia menjalani pemeriksaan di ruang penyidik.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Yang bersangkutan didampingi oleh kuasa hukum. Sekarang sedang dalam proses pemeriksaan oleh penyidik," ujar Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono, Sabtu (06/07/2019).

Ida Fitri atau pemilik akun Facebook Aida Konveksi memenuhi panggilan penyidik untuk kapasitasnya sebagai saksi atas kasus membagikan foto diduga menghina Presiden.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Selain memeriksa Ida, sejumlah ahli mulai dari ahli pidana, ahli bahasa hingga ahli teknologi informasi telah menerangkan polisi kaitannya dengan kasus dugaan pelanggaran Undang-undang ITE. Ketiga ahli yang diperiksa menguatkan tindak pidana yang dilakukan oleh Ida Fitri.

"Menurut ahli teknologi informasi, memang apa yang diupload diambil dari beberapa gambar sehingga menjadi gambar yang dibagikan itu," ujar Heri.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Heri rencananya juga akan menyita handphone milik Ida Fitri yang diduga dipakai untuk membagikan postingan yang diduga menghina Presiden Joko Widodo. Heri juga akan mengirimkan handphone Ida ke Puslabfor Mabes Polri terkait jejak digital Ida.

"Itu (koordinasi dengan Puslabfor) nanti. Ya kami lakukan itu nanti kaitannya dengan digital di handphone yang bersangkutan," imbuh Heri.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.