Rabu, 17 Jun 2026 21:11 WIB

3 OPD di Ponorogo Tanpa Pimpinan, Ini Tanggapan Bupati Ipong

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni
Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni

jatimnow.com - Tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo tidak memiliki kepala dinas (Kadin).

Ketiga OPD itu adalah Dinas Pendidikan (Dindik), Dinas Pertanian (Dispertan) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Untuk Dindik dan Dispertan, kekosongan kepala dinas sejak awal Juli. Kadindik, Tutut Erlianti maupun Kadipertan, Harmanto memasuki massa pensiun per 1 Juli 2019. Sementara untuk Kadispedukcapil, Vifson Suisno, meninggal, Kamis (4/7).

Baca juga: Kepala Dispendukcapil Meninggal, Pelayanan di Ponorogo Tunggu Plt

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni mengaku untuk Dindik dan Dipertan memang pihaknya belum menunjuk pelaksana tugas (Plt). Menurutnya, tidak adanya Plt dalam 4 hari ini tidak ada masalah.

"Kalau belum ada Plt memang iya. Tapi kalau menghambat itu berlebihan. Kalau Bu Tutut dan Pak Harmanato baru berakhir tanggal 1, berarti kan 4 hari. Terus apa hambatannya? Kecuali tidak ada Plt 1 bulan atau 2 bulan," katanya, Sabtu (6/7/2019).

Ipong menyebutkan, jika seharusnya penunjukkan Plt dan gerbong mutasi dilaksanakan, Jumat (6/7). Namun, sehari sebelumnya, Kadispendukcapil, Vifson Suisno meninggal dunia.

"Makanya kami tunda kembali. Kami tata ulang lagi," ujarnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sedangkan untuk Plt Kadispendukcapil, Ipong mengatakan tidak etis jika pihaknya langsung mengganti karena masih dalam suasana berduka.

Untuk penunjukkan Plt atau menggantikan orang di lingkungkan Dispendukcapil harus melalui prosedur yang cukup rumit. Ia mengatakan, harus melaporkan ke Kementerian Dalam Negeri.

"Jadi prosedurnya agak rumit. Tapi kalau Kadispendukcapil, mungkin Senin sudah ada Plh (Pelaksana tugas harian) dulu. Senin sudah ada. Jadi semua masalah adminstrasi kependudukan bisa teratasi," jelasnya.

Nanti kedepannya, baik Dindik, Dispertan maupun Dispendukcapil akan dipikirkan lebih lanjut. Apakah akan diisi Plt dulu lalu dilakukan lelang jabatan atau digantikan dengan eselon 2 yang sudah ada dan melelang jabatan dinas lain.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"Yang jelas itu semua akan terjawab pekan depan. Atau tanggal 10 Juli 2019. Sambil menunggu keputusan dari Kemendagri. Apakah di Plt kan atau diganti dengan kepala dinas lain yang sudah siap," pungkasnya.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.