Sabtu, 13 Jun 2026 02:36 WIB

Dinas Pariwisata dan Tim Cagar Budaya Godok Wisata Bungker di Surabaya

Plt Kepala Dinas Pariwisata dan tim cagar budaya ketika meninjau lokasi bungker.
Plt Kepala Dinas Pariwisata dan tim cagar budaya ketika meninjau lokasi bungker.

jatimnow.com- Setelah sukses melaunching Kalimas Bernyanyi, Dinas Pariwisata Kota Surabaya langsung terjun ke lapangan untuk menggali potensi serta menghidupkan kembali nuansa kota tua di Kota Pahlawan, Senin (16/4/2018).

Pada hari ke sepuluh menjabat pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Surabaya, Irvan Widyanto berencana membuat wisata bungker. Jika ini bisa direalisasikan, maka ini akan menjadi satu-satunya wisata bungker yang ada di Indonesia.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Dalam perencanaan menyulap Benteng Gudang Peluru yang ada di Keluruhan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak itu, Dinas Pariwisata menggandeng tim Cagar Budaya Kota Surabaya serta akademisi dalam pengkajiannya.

Niatan tersebut mendapatkan tanggapan positif serta rekomendasi dari Prof. Dr. Ir. Johan Silas, guru besar tata kota ITS.

Ia menuturkan bahwa jika Pemerintahan Kota Surabaya sudah memilki modal awal berupa 800 meter dengan 9 bungker yang berada di kaki Jembatan Suramadu atau di Pantai Nambangan.

"Kita sudah punya syarat dasar untuk menjadikan pariwisata itu sudah ada. Bungker satu seri seperti ini, di kota lain tidak ada, jadi ini bisa menjadi satu-satunya di Indonesia," kata Johan di sela-sela peninjauan lokasi.

Anggota cagar budaya Kota Surabaya ini juga mengatakan bahwa Surabaya sebagai kota maritim tidak dipungkiri karena terdapat Pantai Kenjeran.

Pantai yang satu ini bisa langsung disambungkan dengan destinasi anyar di kawasan pesisir Bulak. Berbagai destinasi wisata ini saling mendukung dan berkaitan.

"Poin lain jika bungker di sulap menjadi cafe sangat layak, karena view yang ditawarkan bisa langsung melihat Pulau Madura dan Jembatan Suramadu. Pasti jika dimodifikasi sedikit dengan hanya menambahakan fentilasi ataupun mengecatnya akan sangat menarik wisatawan ke sini," ungkapnya.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Johan Silas juga menyebutkan bahwa aspek lain yang sudah ada, seperti lalu lintas Jembatan Suramadu. Pemberhentiannya bisa di daerah Terminal Kedung Cowek sebagai alasan lain untuk memanfaatkan bungker yang di duganya dibangun saat masa penjajahan Jepang.

"Jadi, pembangunan akses masuk, pertokoan penjual cendramata, itu bisa dibangun dengan cara berdiskusi terlebih dahulu dengan pemilik bungker yang diketahui adalah Kodam V Brawijaya. Saya yakin bisa, karena pangdamnya juga baik, begitu pula menhannya (Ryamizard Ryacudu,red) juga orang Surabaya pasti bisa," tandasnya.

Sementara itu, Plt Dinas Pariwisata Irvan Widyanto mengatakan bahwa pihaknya tengah bersiap-siap dengan cara memantau langsung lokasi tersebut.

Hal itu dilakukan untuk menanggapai dorongan dari Tim Cagar Budaya Kota Surabaya untuk menambah wisata yang ada dipesisir yang bertajuk wisata bungker.

Baca Juga: SIER Pamerkan Mobil Hias Kupu-Kupu Robotik Raksasa di Surabaya Vaganza 2026

"Maka dari itu, kami langsung memantau langsung ke sini, semoga ke depannya bisa terealisasikan," tandas pria yang juga menjabat sebagai Kasatpol PP Kota Surabaya ini.

 

Reporter:  Fahrizal Tito

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.