Minggu, 21 Jun 2026 06:51 WIB

Pemilik Akun FB Penghina Presiden Sempat Blokir Medsos Suaminya

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 04 Jul 2019 18:32 WIB
Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar (dua dari kanan) menunjukkan barang bukti penghinaan terhadap Presiden Jokowi melalui medsos
Kapolres Blitar Kota, AKBP Adewira Negara Siregar (dua dari kanan) menunjukkan barang bukti penghinaan terhadap Presiden Jokowi melalui medsos

jatimnow.com - Pemilik akun Facebook Aida Konveksi, Ida Fitri (44) sering diperingatkan sang suami agar tak berlebihan dalam bermedia sosial. Bukannya dituruti, namun peringatan itu malah membuat Ida memblokir WhatsApp suami.

Suami Ida belakangan diketahui bekerja di KPU Kabupaten Blitar sebagai pegawai honorer. Aktifitas Ida yang berlebihan dalam bermedsos, sedikit banyak mengganggu integritas suami yang bekerja di lembaga penyelenggara pemilu.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Karena Aris bekerja di KPU, dia ingin agar istrinya tidak berlebihan mengunggah soal politik di media sosial. Dia juga cerita tentang masalah yang terjadi pada istrinya. Sebelum itu (diperiksa polisi) dia juga sempat cerita kalau WA diblokir," kata Ketua KPU Kabupaten Blitar, Hadi Santosa, Kamis (04/07/2019).

Kepada Hadi, suami Ida sering beda pendapat dengan istrinya. Ida sering mengunggah konten berbau politik di media sosial. Berkali-kali diingatkan, Ida juga akan menyangkal.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Hadi menjelaskan, kasus ini pada dasarnya tidak ada hubungannya dengan suami Ida terlebih KPU. Namun, karena menghormati setiap proses hukum, KPU memberikan kelonggaran kepada suami Ida dalam bekerja.

Kata Hadi, suami Ida diperbolehkan libur selama mendampingi istrinya menjalani proses hukum. Hadi juga meminta suami Ida untuk kooperatif jika suatu saat dipanggil polisi.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Dia sempat masuk kerja kemudian dipanggil pak Sek (Sekretaris) kemudian ditanya soal istrinya. Kemudian pamit pulang dan kantor mengizinkan," ujar Hadi.

"Kapasitas saya hanya ingin tahu apa yang dialami pegawai saya. Kebetulan posisi saya sebagai ketua KPU. Kami menghormati proses hukum di kepolisian," imbuhnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.