Sabtu, 20 Jun 2026 03:14 WIB

Diperiksa 24 Jam, Pemilik Akun FB Penghina Presiden Jokowi Minta Maaf

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 03 Jul 2019 13:23 WIB
Tim Kuasa Hukum Ida Fitria, pemilik Akun FB penghina Presiden Jokowi
Tim Kuasa Hukum Ida Fitria, pemilik Akun FB penghina Presiden Jokowi

jatimnow.com - Ida Fitri (44) warga Sanankulon, Kabupaten Blitar, pemilik Akun Facebook (FB) Aida Konveksi meminta maaf atas unggahannya yang bermuatan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ya, (Ida) meminta maaf kepada publik karena (postingan) menjadi viral," kata salah satu Kuasa Hukum Ida Fitri, Oyik Rudi Setiawan, Rabu (3/7/2019).

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Selama proses pemeriksaan, kata Oyik, kondisi kesehatan Ida Fitri cenderung sehat. Wanita yang juga memiliki butik itu disebut menjawab setiap pertanyaan penyidik apa adanya.

Baca juga:  

Melalui kuasa hukumnya itu, Ida juga menyesali perbuatannya. Selama proses pemeriksaan yang telah dijalani hingga Selasa (2/7/2019) malam, Ida menjawab sekitar 30 pertanyaan yang diajukan Penyidik Satreskrim Polres Blitar Kota.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

"Kurang lebih sekitar tiga puluhan pertanyaan," jelas Oyik.

Setelah pemeriksaan, malam itu juga Ida diperbolehkan pulang ke rumahnya. Sementara penyidik masih bekerja maraton untuk menuntaskan kasus tersebut. Selain memeriksa Ida, penyidik juga meminta keterangan empat saksi.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Saksi yang diperiksa adalah orang yang mengetahui postingan Ida dan orang yang telah memperingatkan Ida atas postingannya tersebut.

Sembari memeriksa saksi-saksi, penyidik juga mengirimkan susunan pertanyaan yang diajukan ke ahli pidana dan ahli bahasa. Ini dilakukan untuk melengkapi penyidikan kasus sehingga status hukum Ida bisa segera ditentukan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.