Jumat, 19 Jun 2026 23:56 WIB

Kasus Surat Domisili Palsu di Ponorogo, DPRD Akan Panggil Kepala Desa

Rapat dengar pendapat surat domisili palsu di DPRD Ponorogo
Rapat dengar pendapat surat domisili palsu di DPRD Ponorogo

jatimnow.com - Rapat dengar pendapat atau hearing kasus surat domisili siswa yang diduga palsu kembali digelar oleg DPRD Ponorogo, Rabu (3/7/2019). Kali ini giliran pengawas SMPN 1 Ponorogo dimintai keterangan.

Koordinator Pengawas SMPN 1, Christian Nurseto tak menampik bahwa ada berkas sejumlah siswa yang janggal. Salah satunya tentang Surat Keterangan Domisili yang asli tapi palsu.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Memang ada kejanggalan. Itu yang kami pelajari," kata Christian, Rabu (3/7/2019).

Menurutnya, surat keterangan domisili yang digunakan untuk mendaftar tak sesuai fakta domisili mereka.

Pihak sekolah, kata Christiab, sudah menindaklanjuti dengan klarifikasi. Keempat siswa sudah dicoret dari SMPN 1.

"Perlu dicermati bersama," katanya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Baca juga: 4 Calon Siswa SMPN 1 Ponorogo dengan Surat Domisili Palsu, Dicoret

Menurut Nurseto, persoalan tidak terjadi jika sekolah mendapat kesempatan memvalidasi seluruh pendaftaran menggunakan surat keterangan domisili. Sehingga, panitia bisa tahu apakah surat keterangan domisili yang digunakan mendaftar itu valid atau tidak. Namun waktu yang diberikan untuk proses validasi sangat terbatas.

"Kecuali jika misalnya, sekolah mendapat waktu lebih untuk memvalidasi," keluhnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Wakil Ketua Komisi D DPRD Ponorogo, Ubhail Islam mengatakan, telah mendengar dan menampung keterangan dari pihak terkait tentang permasalahan surat domisili yang diduga palsu ini.

"Menurut pihak pengawas, memang ada temuan yang kurang sesuai dari PPDB di SMPN 1," jelasnya.

Ubhail mengaku akan menindaklanjuti dengan memanggil pihak yang berkompetnesi kemunculan surat domisili asli tapi palsu ini. Salah satunya kepala desa serta kelurahan yang tertera di surat domisili.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.