Rabu, 10 Jun 2026 12:27 WIB

Terobos Konvoi Suporter Bola, Bus Berpenumpang WNA Dilempari Batu

  • Penulis :
  • | Senin, 16 Apr 2018 12:03 WIB
Kondisi kaca bus yang dilempari batu.
Kondisi kaca bus yang dilempari batu.

jatimnow.com - Sebuah insiden pelemparan batu terhadap bus terjadi di Pasuruan.

Rombongan bus yang membawa tamu asing dilempari batu oleh sekelompok pengendara motor yang diduga suporter sepak bola, pada hari Minggu, (15/4/2018) pukul 18.30 wib.

Baca Juga: Aremania Hadang Bus Arema FC Usai Gagal Menang di Stadion Kanjuruhan Malang

Berdasar informasi yang dihimpun jatimnow.com, rombongan bus membawa 26 warga negara Thailand yang sedang berlibur di Indonesia.

Aksi pelemparan berawal dari bus yang dikemudikan oleh Maryono Dusun Ngrengket, Desa Ngrengket, Kec Sukomoro, Nganjuk, yang melintas di Jalan Raci Pasuruan. Rombongan bus tersebut usai mengunjungi sentra pengerajin kulit Sidoarjo dan hendak melanjutkan perjalanan menuju Bromo.

Saat melintas di Jalan Raci, perjalan bus terhambat puluhan motor yang diduga suporter bola yang menggelar konvoi menutup jalan.

Berupaya menyalip, bus membunyikan klakson memberi tanda untuk mendahului. Namun, rombongan motor konvoi tersebut tak mau memberi jalan.

Sempat ada anggota polisi yang sedang melintas membukakan jalan, namun saat melewati rombongan motor konvoi, tiba-tiba dilempar batu dari belakang.

Tak ingin kerusuhan membesar, sopir bus memutuskan untuk tetap melanjutkan perjalanan dan berhenti di kantor Polsek terdekat untuk meminta bantuan, yakni Polsek Gadingrejo.

Dari kejadian ini, tercatat bus mengalami kerusakan, diantaranya kaca bus bagian belakang pecah, serta kaca samping retak-retak. Penumpang warga asing di dalamnya pun mengalami beberapa luka akibat pelemparan batu. Diantaranya memar bagian kepala.

Baca Juga: Dua Kali Diteror Molotov, Warga Pasuruan Ajukan Perlindungan LPSK

Tercatat dua korban mengalami memar kepala, diantaranya Mrs. Rihanah Sulong, serta Miss. Paridah Haloh. Keduanya merupakan warga negara Thailand.

Polisi mengamankan barang bukti berupa tujuh buah batu berukuran sedang.

Beruntung tidak ada korban dengan luka serius. Setelah mendapatkan perawatan ringan, rombongan tersebut memutuskan meneruskan perjalanan untuk berwisata ke Gunung Bromo.

Sementara itu, Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Rizal Martomo membenarkan kejadian tersebut.

Baca Juga: Polres Pasuruan Gerak Cepat Redam Konflik Pembongkaran Makam di Winongan

Menurut Rizal, Kejadian itu sebenarnya terjadi di Wilayah Hukum Polres Pasuruan Kabupaten. Tapi karena TKP dekat dengan Polres Pasuruan Kota, maka pihaknya melakukan penanganan awal.

"Kami tangani dan kami akan berkoordinasi dengan Polres Pasuruan (Kabupaten)," ujarnya, Senin, (16/4/2018).

Selain melakukan penanganan awal, Rizal menyatakan pihaknya juga sudah melakukan pengawalan terhadap Bus berisi rombongan WNA tersebut hingga ke Bromo.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.