Rabu, 17 Jun 2026 17:52 WIB

Ditangkap Polisi karena Mencuri Motor, Pemuda ini Gagal Nikahi Kekasih

Haris (tengah) hanya bisa pasrah saat ditangkap Unit Resmob Polrestabes Surabaya
Haris (tengah) hanya bisa pasrah saat ditangkap Unit Resmob Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Rencana Muhammad Haris untuk melamar kekasihnya terpaksa kandas. Betapa tidak, pemuda 33 tahun warga Jalan Sidodadi 150 C, Surabaya ini ditangkap polisi dan mendekam di sel tahanan.

Haris ditangkap Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya sepulang dari Jakarta. Ia memutuskan kabur ke Jakarta setelah mencuri tiga motor di Kota Pahlawan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Bukan tanpa alasan Haris kembali ke kota kelahirannya. Sebab setelah lima bulan kabur ke Jakarta, ia hendak melamar pujaan hatinya yang sudah ia pacari selama enam bulan atau satu bulan sebelum ia menjadi pelarian.

"Di Jakarta saya ikut saudara, bekerja serabutan di besi tua," jelas Haris di Mapolrestabes Surabaya, Senin (1/7/2019).

Keputusan Haris untuk melamar kekasihnya itu bukan main-main, sebab setelah itu, ia berencana menikahi kekasihnya itu tahun depan. Namun semua rencananya itu gagal total setelah ia ditagkap. Haris pun hanya bisa pasrah bila kekasihnya dinikahi orang lain.

"Biar dia bahagia dengan yang lain. Daripada menunggu saya lama," tambahnya.

Haris mengaku belajar mencuri motor secara otodidak dari internet. Setelah dicoba dan berhasil, ia mencuri motor sampai tiga kali bersama Gofar, temannya.

Baca Juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP

"Saya kapok, wis (sudah) nggak mau lagi (mencuri motor)," ungkapnya.

Sementara, Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti menyebut bila setelah mendapat laporan pencurian motor, nama Haris teridentifikasi sebagai pelaku. Saat itu pula, Haris ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Nama Haris teridentifikasi setelah Unit Resmob menangkap Gofar. Setelah sempat kehilangan jejak persebunyian Haris, Unit Resmob akhirnya mendapat informasi bahwa Haris sudah di Surabaya.

"Dia baru pulang dari Jakarta dan baru sampai rumah langsung kami ringkus," bebernya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Haris ditangkap tanpa perlawanan. Dia pun tidak bisa mengelak bahwa ialah yang beraksi mencuri motor bersama Gofar. Dia mengaku sudah tiga kali beraksi yaitu di Jalan Wonorejo II dan dua kali di kawasan Genteng Bandar, Surabaya.

"Tersangka Haris ini merupakan eksekutornya. Saat beraksi, ia menggunakan kunci T untuk merusak kunci kontak motor," sambung Alumnus AKPOL tahun 2013 ini.

Semua motor hasil curian dijual Haris ke Madura dengan harga antara Rp 2 juta sampai Rp 3,5 juta.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.