Minggu, 21 Jun 2026 13:23 WIB

Kafe di Batu ini Tawarkan Sensasi Makan di Tengah Hutan Pinus

Kafe di tengah hutan pinus dengan pemandangan kota Batu dan Malang
Kafe di tengah hutan pinus dengan pemandangan kota Batu dan Malang

jatimnow.com - Pemandangan alam Kota Batu dari atas dan kemegahan Gunung Panderman menjadi salah satu hal yang ditawarkan bila anda berkunjung ke kafe satu ini.

Kafe Taman Pinus Kota Batu, yang berada di Jalan Lingkar Barat (Jalinbar), Dusun Dusel, Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu, ini menawarkan pemandangan alam indah berbalut dengan desain kafe yang artistik dan tradisional.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Awalnya memang pemilik kafe ini di Lembang, nah ada kafe dengan konsep alam dengan nuansa hutan pinus. Akhirnya berpikiran kenapa tidak dibuat di Kota Batu meski dengan sedikit modifikasi," ujar Manager Marketing Cafe Taman Pinus, Fathurrahman.

Kawasan Jalinbar milik Perhutani dipilih sebagai lokasi kafe. Dari sanalah proses negosiasi dengan Perhutani selaku pemilik lahan hutan pinus di kawasan Jalinbar.

"Kafe ini dibuat sejak Maret 2018 hingga dibuka pada 9 Juni 2018. Kita kerjasama memang dengan Perhutani kebetulan yang punya dekat dengan orang Perhutani, jadi ada profit sharing. Tapi syaratnya tidak boleh memotong pohon, bahkan mau motong dahan itu harus izin dahulu," cerita Fathur.

Menempati lahan seluas 1.000 meter persegi, kafe ini menjadi tempat makan sekaligus spot foto instagramble bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu.

Letaknya yang berada di kaki Gunung Panderman kian membuat mata pengunjung dimanjakan dengan pemandangan bentangan alam ciptaan Tuhan.

"Konsep yang ditawarkan memang alam. Dari sini kita bisa lihat Kota Batu, Kota Malang dari atas, sementara itu di belakangnya Gunung Panderman berdiri megah dibalut dengan hutan pinus yang rimbun," terangnya.

Meski terkesan mewah, berbagai menu makanan dan minuman di kafe ini dijual cukup terjangkau. Pada menu makanan misalnya, pengelola membanderol harga mulai Rp 9.000-Rp 30.000 per porsi, dengan menu andalan Bakso Pinus khas Malang.

"Jadi untuk makanan menu andalan kami bakso khas Malang yang itu bisa ambil sepuasnya karena prasmanan," bebernya.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Sementara untuk menu minuman, pengunjung hanya merogoh kocek mulai Rp 5.000 sampai Rp 19.000, dengan menu andalan wedang taman pinus dan kopi susu caramel.

"Kalau untuk minuman andalan wedang taman pinus itu bahannya dari tanaman alami, seperti jahe, serai, kencur dan disajikan dalam wadah kendi dari tembikar. Sementara untuk kopi susu caramel racikan dari kopi arabika Arjuna dengan perpaduan khusus," tambahnya.

Tak heran dengan pemandangan alam Kota Batu dan Kota Malang dari atas hutan pinus, serta desain kafe yang artistik menjadikan ramai dikunjungi wisatawan.

Belum lagi spot - spot foto yang instagramble buatan seperti hammock, sepeda antik, dan bola - bola yang Hadi favorit pengunjung, menjadi tempat ini tak pernah sepi bila suasana cerah dan mendukung.

"Kalau untuk sehari-hari kisaran 100 orang, kalau untuk weekend atau akhir pekan mencapai 300 orang. Itu belum kalau liburan sekolah, kemarin saja Idul Fitri sehari bisa 1.000 lebih pengunjung. Kebanyakan yang kesini wisatawan keluarga, rombongan, dan muda-mudi yang lagi pacaran," kisahnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Fathur menambahkan beberapa pasangan juga menjadikan kafe ini sebagai lokasi foto pre-wedding dengan alasan pemandangan alamnya yang indah.

"Ada banyak yang foto pre-wedding di sini. Kami tidak pungut biaya, hanya kami arahkan untuk ke hari yang sepi misalnya tengah pekan," ujarnya.

Salah satu pengunjung, Endah Kurniawati menyebut bila ia sengaja datang ke Cafe Taman Pinus lantaran penasaran dari gambar di media sosial.

"Penasaran pas lihat instagram. Dan ternyata tempatnya bagus. Kita bisa melihat pemandangan Kota Batu dari atas. Jadi meski siang dan malam hari ke sini tidak jadi masalah. Selain itu menunya juga terjangkau dan kalau foto-foto juga gratis," ungkap perempuan asal Trenggalek ini.

Bagi kalian yang ingin berkunjung, Cafe Taman Pinus ini beroperasi setiap hari sejak pukul 08.00 Wib hingga 00.00 Wib. Jadi bila anda ke Malang, tak ada salahnya berkunjung ke kafe dengan nuansa alam ini.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.