Selasa, 16 Jun 2026 18:30 WIB

Tunggu Pembeli Sabu di Kamar Kos, Pria ini Malah Ketemu Polisi

  • Penulis :
  • | Minggu, 15 Apr 2018 18:59 WIB
Amat (duduk tengah), diamankan di Mapolsek Sukomanunggal, Surabaya bersama sabu yang dijualnya.
Amat (duduk tengah), diamankan di Mapolsek Sukomanunggal, Surabaya bersama sabu yang dijualnya.

jatimnow.com - Sambil menunggu pembeli, Amat Monot, mengisi waktu sambil bermain game di kamar kosnya.

Saat mendengar pintu kamarnya diketuk seseorang, tenyata bukan pembeli yang diharapkanya muncul, melainkan rombongan polisi yang hendak menangkapnya.

Tentu saja hal itu membuat Amat terkejut. Sebab, di dalam kamar kosnya, tersimpan poketan sabu-sabu siap jual.

"Kami berhasil menemukan 8 poket sabu siap jual, 17 plastik klip kosong, 1 pipet kaca, 6 sekrup dari sedotan warna putih serta uang tunai Rp. 200 ribu," terang Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Iptu Misdianto, Minggu (15/4/2018).

Setelah mendapatkan sejumlah barang bukti itu, tim Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal langsung menggelandang Amat dari kamar kosnya yang ada di Tempel Sukorejo IV/6, Surabaya itu.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Amat pun diperiksa oleh penyidik. "Dia mengaku sudah satu tahun ini mengedarkan sabu itu," sebut Misdianto.

Sementara di depan penyidik, Amat menyebut sebuah nama. Nama yang disebutkannya itu, adalah orang yang selama ini menyuplai sabu-sabu yang diedarkannya. Amat belanja sabu sesuai dengan pesanan yang masuk kepadanya.

Dari 8 poket sabu yang disita. Masing-masing ada 6 poket seberat 0.4 gram dan 2 poket dengan berat masing-masing 0.3 gram.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Dan dari setiap poket kecil yang diraciknya, Amat mendapat keuntungan rata-rata Rp 50 ribu.

"Kami masih memburu orang yang menyuplai sabu kepada tersangka (Amat, red) ini," tutup Misdianto.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.