Selasa, 16 Jun 2026 23:56 WIB

Video Penghancuran HP Santri Beredar, Ini Kata Ponpes Ngabar Ponorogo

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 25 Jun 2019 12:35 WIB
Ponpes Walisongo di Desa Ngabar, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo
Ponpes Walisongo di Desa Ngabar, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo

jatimnow.com - Video penghancuran puluhan handphone (HP) milik santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Walisongo Ngabar, Desa Ngabar, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, yang beredar di media sosial (medsos), diakui internal ponpes.

"Iya memang di pondok kami," kata Humas Ponpes Walisongo Ngabar, Muhammad Khoirul saat ditemui jatimnow.com, Selasa (25/6/2019).

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

Menurutnya, penghancuran HP milik santri dengan cara dipukul dengan palu sudah menjadi kebijakan ponpes. Dan hal itu sudah diberitahukan oleh pihak ponpes kepada para santri sejak awal masuk ponpes. Sehingga, lanjut Khoirul, 2.633 santri dan wali santri sudah mengetahui aturan tersebut.

Baca juga:  Beredar Video HP Santri Ponpes Ngabar Ponorogo Dihancurkan Pakai Palu

"Baik santri maupun wali santri sudah mengetahuinya. Wali santri juga sudah setuju," jelas Khoirul.

Aktivitas santri di Ponpes Walisongo Ngabar, PonorogoAktivitas santri di Ponpes Walisongo Ngabar, Ponorogo

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Ia mengaku, pilihannya ketika santri ketahuan membawa HP di lingkungan pondok hanya dua, yaitu menyerahkan dengan sukarela ke ponpes lalu dihancurkan, atau keluar dari ponpes.

"Ya pilihannya hanya dua, handphone diserahkan atau memang angkat kaki dari ponpes," tambahnya.

Ia menegaskan bahwa Ponpes Walisongo Ngabar sudah menutup kasus yang viral tersebut.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

"Kami dari Humas Pondok Pesantren Ngabar terkait dengan pemecahan HP sudah selesai dan ditutup," tegasnya.

Sementara, salah satu santri, Muhammad Maaruf menyayangkan kejadian tersebut. Ia mengaku sebaiknya pihak ponpes yang telah menyita HP lebih baik dijual dan hasilnya buat masjid.

"Ya mending disita tapi jangan dihancurkan begitu," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.