Sabtu, 20 Jun 2026 05:09 WIB

12 Rumah Sakit Belum Penuhi Syarat Akreditasi Kemitraan dengan BPJS

  • Penulis : LKBN Antara
  • | Selasa, 25 Jun 2019 10:47 WIB
BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan

jatimnow.com - Sebanyak 12 rumah sakit hingga batas akhir 30 Juni belum memenuhi persyaratan akreditasi untuk melanjutkan kontrak kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Direktur Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Farichah Hanum menyatakan BPJS Kesehatan tidak akan memperpanjang kontrak kerja sama layanan JKN apabila rumah sakit tidak memiliki komitmen untuk berupaya mendapatkan akreditasi sebelum tenggat.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

"Kalau ternyata tidak ada sama sekali komitmen, beberapa sudah kami cek secara pribadi dan sebagainya kerja samanya bisa diputus. Tidak diperpanjang kembali," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (25/6/2019).

Kepala Humas BPJS Kesehatan, M Iqbal Anas Ma'ruf juga menegaskan bahwa BPJS Kesehatan tidak akan memperpanjang kerja sama pelayanan JKN dengan rumah sakit yang belum melakukan akreditasi hingga batas waktu yang ditentukan.

"Kalau ini tentu tidak bisa dikerjasamakan, karena surat rekomendasinya sudah berakhir," kata Iqbal.

Farichah Hanum mengapresiasi upaya sebagian besar rumah sakit mengajukan permohonan akreditasi dan Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) yang melakukan survei ke rumah sakit secara maraton.

Baca Juga: Wisata Medis Malaysia Kian Diminati, 20 RS Hadir di Surabaya

Dari 720 rumah sakit yang belum mendapat akreditasi pada akhir 2018 dan direkomendasikan oleh Menteri Kesehatan untuk melanjutkan kerja sama dalam pelayanan JKN pada awal 2019, 708 di antaranya sudah mendapatkan akreditasi. Hanya 12 rumah sakit yang belum menjalani proses untuk mendapatkan akreditasi.

Selain itu ada 128 rumah sakit yang masa berlaku akreditasinya habis pada Juni 2019 dan harus melakukan re-akreditasi. Dari 128 rumah sakit tersebut, kini tinggal tiga rumah sakit saja yang belum menjalani proses re-akreditasi.

Selanjutnya ada 86 rumah sakit di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Hanum mengatakan Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, dan KARS sepakat untuk memberikan pembinaan khusus kepada pengelola rumah sakit yang berada di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal supaya bisa menjalani proses akreditasi.

Baca Juga: Kebakaran RSUD dr Soetomo Surabaya, 1 Pasien Dilaporkan Tewas

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.