Selasa, 16 Jun 2026 21:15 WIB

Pemilik SPBU 'Nakal' di Ponorogo Diperiksa Polisi, Ini Hasilnya

SPBU 'Nakal' di Ponorogo ditutup karena masih dalam proses penyidikan kepolisian
SPBU 'Nakal' di Ponorogo ditutup karena masih dalam proses penyidikan kepolisian

jatimnow.com - Pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 'Nakal' di Ponorogo yang menjual pertamax oplosan memenuhi panggilan polisi, Senin (24/6/2019). Sang pemilik diketahui bernama Nova NH datang ke Polres Ponorogo bersama kuasa hukumnya.

Kapolres Ponorogo AKBP Radiant mengatakan, dalam pemeriksaan Nova mengaku tidak mengetahui bila manajer SPBU berinisial A dan satpam berinisial D melakukan pengoplosan. Menurut Nova, aksi kedua karyawannya itu tanpa sepengetahuan dirinya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Kami masih terus mendalami dan mengembangkan kasus ini," terang Radiant.

Baca juga:  SPBU 'Nakal' di Ponorogo Dipastikan Milik Warga Nganjuk

Nova, lanjut Radiant, juga mengaku tidak mengetahui adanya tangki yang diapaki tersangka A dan D untuk melakukan pengoplosan BBM bersubsidi tersebut.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Meski begitu, Penyidik Satreskrim Polres Ponorogo berencana menjadwalkan pemeriksaan lanjutan bagi Nova. Agenda pemeriksaan ke depan yaitu mengonfrontir keterangan tersangka A dengan Nova.

"Nanti kami periksa kalau sehari ada berapa ton yang terjual, ada berapa liter, dari sana ketahuan berapa keuntungannya," jelas Radiant.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Selain itu, penyidik juga akan meminta keterangan dari Pertamina setelah surat panggilan sebagai saksi sudah dilayangkan.

Kasus BBM oplason di SPBU Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo itu dibongkar Satreskrim Polres Ponorogo pada 16 Juni 2019 lalu. Manager SPBU berinisial A dan satpam berinisial D yang saat itu tengah melakukan aktivitas pengoplosan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.