Senin, 15 Jun 2026 07:56 WIB

Puluhan Warga Ponorogo Keracunan, Polisi Ambil Sampel Makanan

Salah satu warga Ponorogo yang keracunan mendapat perawatan intensif
Salah satu warga Ponorogo yang keracunan mendapat perawatan intensif

jatimnow.com - Penyebab 30 orang asal Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, keracunan, masih terus diselidiki polisi. Namun karena dugaan terkuat karena makanan, polisi akhirnya mengambil sampel makanan hajatan yang disantap para korban.

Kapolsek Jenangan AKP Haryo Kusbiantoro mengatakan, pihaknya mengambil dua jenis makanan yang ada pada nasi hajatan tersebut, yaitu gulai ayam dan kering tempe.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Kami mengambil gulai ayam dan kering tempe. Kedua makanan itu ada pada nasi berkat (hajatan). Diduga dua makanan tersebut menjadi penyebab warga keracunan," terang Haryo, Sabtu (22/6/2019).

Baca juga:  Puluhan Warga di Ponorogo Keracunan Makanan Selamatan

Ia menyebut, dari beberapa orang yang keracunan menyatakan bahwa memakan dua jenis makanan tersebut. Dan setelah 24 jam, mereka mengalami gejala keracunan.

Baca Juga: Keracunan Massal MBG di Surabaya, BGN dan Dinkes Temukan Pelanggaran SOP

"Jadi kami ambil sampel itu, kami kirimkan ke laboratorium. Hasilnya kemungkinan dua hari lagi," jelas Haryo.

Tidak hanya itu, Polsek Jenangan juga mengambil sampel air sumur di dekat dapur milik warga yang menggelar hajatan tersebut. Sebab air sumur itulah yang disebut digunakan untuk memasak.

"Sumur itu berdekatan dengan kandang sapi, makanya juga kami ambil sampelnya," bebernya.

Baca Juga: Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

Sebanyak 30 orang mengalami keracunan diduga setelah menyantap makanan hajatan. Hajatannya digelar Kamis (20/6/2019), tapi warga mengalami keracunan pada Jumat (21/6/2019) malam.

Para korban dirawat di Puskesmas Jenangan dan Puskesmas Setono, sedangkan tiga di antaranya yang keracunan parah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Aisyah.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.