Selasa, 16 Jun 2026 15:45 WIB

Polisi Ajak Masyarakat Jatim Tak Terpancing Hoaks dan Tolak Kerusuhan

Pertemuan bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya bersama pimpinan redaksi dan rektor perguruan tinggi
Pertemuan bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya bersama pimpinan redaksi dan rektor perguruan tinggi

jatimnow.com - Penyebaran informasi yang dirasa semakin mudah juga berbanding lurus dengan adanya penyebaran hoaks.

Polisi meminta kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyerap dan menyebarkan informasi yang didapat.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan pasca pilpres banyak kerusuhan akibat terprovokasi hoaks dan membawa banyak dampak negatif. Pihaknya mengimbau ke masyarakat untuk tidak terpancing tindakan yang bersifat anarkis.

"Jangan terpancing melakukan tindakan yang bersifat anarkis dan jangan terjebak dalam provokasi menyesatkan. Yang mengarah kepada upaya di luar hukum," katanya di Mapolda Jatim, Jumat (21/6/2019).

Dalam pertemuannya bersama kepala biro, pemimpin redaksi hingga rektor perguruan tinggi di Jatim, Luki menuturkan bahwa peran seluruh elemen sangat penting dalam membantu tugas kepolisian menjaga keamanan.

"Peran serta rekan-rekan Rektor, Pimred, wartawan sangat dibutuhkan dalam membantu tugas Polri. Untuk menjaga kondusivitas di wilayah Jawa Timur memberi edukasi masyarakat terkait mana informasi yang benar dan mana yang hoaks," ujarnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Luki memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah membantu aparat keamanan menjaga kondusifitas. Untuk itu Polda Jatim akan terus mendengungkan pesan Jogo Jatim.

"Ini sebagai bentuk tokoh masyarakat di Jatim sangat peduli tentang perkembangan situasi saat ini dan Jawa Timur yang selalu di gembor-gemborkan Jogo Jatim, tolak kerusuhan untuk Indonesia damai," lanjutnya.

Di tempat yang sama, Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Wisnoe Prasetija Boedi juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Jatim sesuai tupoksi masing-masing.

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

"Semoga ada sikap yang sama, keinginan bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Timur sesuai tupoksi masing-masing. Mari kita jaga Jawa Timur sebagai wilayah yang aman dan nyaman untuk kepentingan kita bersama," katanya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.