Senin, 15 Jun 2026 23:51 WIB

Ini Penyebab Kematian Andri, Pria yang Mayatnya Ditemukan Penuh Luka

Identifikasi mayat Andri Kuntoro yang ditemuka penuh luka di Banyuwangi
Identifikasi mayat Andri Kuntoro yang ditemuka penuh luka di Banyuwangi

jatimnow.com - Andri Kuntoro (19), warga Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi yang mayatnya ditemukan penuh luka di areal persawahan Dusun Watugowok, Desa Sragi, Kecamatan Songgon diduga mendapat pukulan benda tumpul sebelum tewas.

Dugaan itu diungkap Dokter Forensik RSUD Blambangan Banyuwangi, dr Solahudin. Dari hasil autopsi, kata dia, ditemukan luka memar akibat benda tumpul di bagian kepala yang diduga kuat menyebabkan pendarahan di otak korban.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Ada pendarahan di dalam otak. Diduga kematian korban karena pendarahan di dalam otak itu akibat benda tumpul dan juga ada luka di bagian dada," kata dr Solahudin di RSUD Blambangan, Kamis (20/6/2019).

Selain itu, di tubuh korban terdapat luka bakar, yaitu di bagian perut hingga paha korban, tangan kiri korban juga mengalami luka bakar. Bahkan, paru-paru dan jantung korban hingga gosong, tetapi masih utuh.

Baca juga:  

"Ada bagian terbakar di bagian perut hingga paha bagian depan. Yang terbakar tidak hanya perut, tangan kiri seluruhnya terbakar juga. Paru-paru dan jantung gosong tapi utuh," paparnya.

Luka memar lainnya, juga ditemukan di pipi bagian kiri hingga kepala.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Ada pendarahan di dalam otak. Diduga kematian karena pendarahan itu dan juga luka di bagian dada," imbuhnya.

dr Solahudin juga menjelaskan, luka bakar di bagian perut korban menyebabkan pembengkakan. Yang memicu terjadinya proses pembusukan. Sebab, lanjutnya, korban diduga telah meninggal lebih dari 40 jam sebelum diautopsi.

"Ada pecah menganga di area depan perut sehingga organ dalam terlihat dari luar karena terbakar. (Korban) sudah meninggal dunia lebih dari 40 jam makanya hampir membusuk," ungkapnya.

Sementara, Kapolsek Songgon AKP Bakin menyatakan, dengan selesainya proses autopsi maka jasad korban diperbolehkan untuk dibawa pulang dan disemayamkan pihak keluarga.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

"Autopsi sudah selesai. Kita perbolehkan jenazah korban untuk dibawa pulang," jelasnya.

Hingga kini aparat kepolisian dari Polsek Songgon bekerjasama dengan Satreskrim Polres Banyuwangi terus melakukan penyelidikan. Hal itu untuk mengungkap identitas terduga pelaku pembunuhan Andri Kuntoro.

"Mohon doanya. Dari luka-luka di tubuh korban berarti ada hal-hal yang harus didalami mengenai penyebab serta terduga pelakunya," tandas Bakin.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.