Sabtu, 20 Jun 2026 23:44 WIB

Gandeng KNKT, Polisi Selidiki Penyebab Tenggelamnya KM Arim Jaya

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera

jatimnow.com - Polisi akan menggandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mengetahui penyebab KM Arim Jaya tenggelam di perairan Madura. Diduga ada unsur kelalaian yang menyebabkan kapal tenggelam dan menewaskan sedikitnya 19 penumpang.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, setiap kecelakaan yang terjadi pasti ada unsur kelalaian.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

"Polisi akan menyelidiki apakah ada unsur kelalaian. Menurut kepolisian, kecelakaan kapal, tidak mungkin tidak ada unsur lalai," ujarnya saat di Mapolda Jatim, Rabu (19/6/2019).

Menurut Barung, kapal yang digunakan untuk mengangkut orang seharusnya memiliki standardisasi untuk digunakan menyeberang di laut. Untuk itu pihaknya akan memeriksa bagaimana bentuk kapal tersebut.

"Minimal harus kapal yang dimodifikasi untuk penumpang. Polisi akan melihat itu kapal barang kah, atau kapal untuk penumpang atau yang lainnya," kata dia.

Polisi berencana melakukan penyelidikan dengan meminta bantuan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Apakah itu dikhususkan pelayaran saja? Polisi belum masuk ke arah penyelidikan. Karena untuk menyelidiki harus gandeng KNKT," jelasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Sementara itu, Nahkoda bernama Arim, selamat dan sudah di periksa. Kondisinya pun telah membaik.

"Sudah diamankan, sudah bisa diambil keterangan," imbuh Barung.

Namun dari keterangan saat diperiksa, Arim tak mengetahui pasti terkait data penumpang. Ia mengaku hanya mengemudikan kapal hingga ke tujuan.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Dalam keterangan itu, nakhoda menyatakan bahwa bukan urusan dia kalau penumpang. Karena menjalankan kapal itu sendiri untuk menuju tujuan," lanjutnya.

Saksi-saksi dari Dinas Perhubungan dan Kesyahbandaran nantinya juga akan dilakukan pemeriksaan terkait peristiwa ini. Namun kepolisian masih fokus terhadap pencarian korban yang masih belum ditemukan terlebih dahulu.

"Kita masih fokus pencarian, sudah kita periksa semua tinggal menetapkan saja. Tapi kan ini masih pencarian, penyelidikan masih berlangsung, pemeriksaan saksi-saksi masih berlangsung termasuk nahkoda itu," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.