Minggu, 21 Jun 2026 02:42 WIB

Korban Tewas KM Arim Jaya Tenggelam di Madura Bertambah Jadi 17 Orang

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera

jatimnow.com - Korban tewas KM Arim Jaya yang tenggelam di perairan Madura bertambah satu. Total 17 penumpang tewas pada peristiwa yang terjadi di sekitar Pulau Sapudi tersebut.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, data terbaru yang diterimanya menyebutkan ada 17 yang meninggal, 39 selamat dan 5 masih hilang.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

"Data terbaru ada 17 orang yang sudah ditemukan, 5 hilang dan 39 selamat," kata Barung di Mapolda Jatim, Selasa (18/6/2019).

Namun, kata Barung, data tersebut bukanlah data terakhir. Pasalnya dalam kapal tersebut tidak memiliki manifest penumpangnya.

"Ini bukan data terakhir, saya ulangi bukan data terakhir. Karena saksi-saksi dan otoritas yang berwenang menyatakan bahwa tidak ada manifest penumpang," jelasnya.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Sehingga, lanjut Barung, petugas disana masih terus melakukan pencarian untuk memastikan siapa saja yang berada atau menumpangi kapal tersebut. Petugas pencari mendata penumpang dengan korban yang selamat.

"Polsek disana mencari bersama instansi yang lain untuk memastikan siapa sebenarnya yang merasa bahwa di dalam kapal itu, beserta yang mereka kenali hanya bermodalkan saksi yang selamat 39 tadi," lanjutnya.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Maka, dari total data yang telah disebutkan tersebut, penumpang KM Arim Jaya yang tenggelam diantara Pulau Sapudi dan Giliyang, Kabupaten Sumenep sebanyak 61 orang.

"Data penumpang pada pukul 8.30 Wib tadi ada 57, sekarang bertambah lagi 61, itu berdasarkan keterangan saksi-saksi penumpang kapal, termasuk nahkoda," jelasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.