Jumat, 12 Jun 2026 15:53 WIB

Guru SMA di Probolinggo yang Ditemukan Tewas Dimakamkan

Korban dimakamkan di pemakaman umum di Probolinggo
Korban dimakamkan di pemakaman umum di Probolinggo

jatimnow.com - Endang Sukeni (59), guru SMA 1 Leces Probolinggo yang ditemukan tewas di dalam kamar rumahnya telah dimakamkan di pemakaman umum, Selasa (18/6/2019) pukul 07.00 Wib.

Sugeng, Ketua RW 1 Kelurahan Wonoasih, Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo mengatakan korban dikenal dengan sosok seorang yang baik. Dia tinggal dengan dua anak dan dua menantunya serta 1 cucunya.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

"Beliau yang mengajar di SMAN 1 Leces dikenal baik di lingkungan rumah," katanya.

Baca juga:  

 

Korban juga dikenal aktif di dalam kegiatan di lingkungan rumah. Ia berharap agar amal ibadah korban diterima dan diampuni semua kesalahannya.

"Untuk keluarga yang ditinggal semoga diberikan ketabahan menghadapi," ungkapnya.

Baca Juga: 2 Pelajar Tewas Tenggelam di Ranu Betok Probolinggo

Kepala Sekolah SMAN 1 Leces Kabupaten Probolinggo, Supriyadi (50) mengatakan korban merupakan seorang Guru Bimbingan Konseling (BK) di sekolahnya.
 
Menurutnya, Endang merupakan guru yang rajin dan dikenal dekat dengan siswa-siswi disekolah SMAN 1 Leces. "Beliau orang yang baik dan periang saat bertemu dengan guru-guru dan siswa," katanya.
 
Ia melanjutkan, korban pada Juli bulan depan akan purna tugas.  Dengan kepergian korban, pihak sekolah merasa kehilangan dengan kepribadiannya.
 
"Jika memang ada kejanggalan dengan atas meninggalnya korban. Semoga bisa segera terungkap," harapnya.
 

Sebelumnya, korban yang merupakan warga Jalan Anggur RT 01 RW 01 Kelurahan Wonoasih, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo ditemukan meninggal di dalam kamar rumah dengan wajah membiru, hidung berdarah dan lidah menjulur.

Korban ditemukan oleh Tomi Ramadhani (25), seorang teman puteranya yang datang ke rumahnya sekitar pukul 10.30 Wib.

Korban sendiri telah dibawa ke kamar mayat RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo untuk dilakukan otopsi. Polisi menduga korban tewas karena dianiaya. Polisi juga menemukan fakta jika tas milik Endang Sukeni yang berisi uang, ATM dan handphone diketahui juga hilang.

Baca Juga: Mobil Terbakar di SPBU Semampir Probolinggo, Diduga Muat Banyak Jerikan

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan

Ritual tersebut merupakan perayaan penting dalam agama Buddha yang menghormati kelahiran, pencerahan, dan parinirvana Sang Buddha Gautama.