Rabu, 24 Jun 2026 01:54 WIB

Guru SMA di Probolinggo Ditemukan Tewas, Bunuh Diri atau Dibunuh?

Jenazah korban dibawa ke RS dr Mohammad Saleh Kota Probolinggo
Jenazah korban dibawa ke RS dr Mohammad Saleh Kota Probolinggo

jatimnow.com - Endang Sukeni (59), warga Jalan Anggur RT 01 RW 01 Kelurahan Wonoasih, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo ditemukan meninggal di dalam kamar rumah dengan wajah membiru, hidung berdarah dan lidah menjulur, Senin (17/6/2019).

Warga yang melihat jenazah korban menilai jika kematian guru SMA 1 di Kecamatan Leces, Probolinggo ini tidak wajar.

Baca Juga: Polusi Asap PT KTI Resahkan Warga Kelurahan Mayangan Probolinggo

Tomi Ramadhani (25), seorang teman puteranya yang menemukan jasad korban sudah tidak bernyawa lagi mengatakan jika dirinya datang ke rumah Endang Sukeni pukul 10.30 Wib.

"Awalnya saya ditelpon oleh anaknya atas nama Hendra. Saat itu saya disuruh lihat ibunya karena Hendra mendapatkan telpon dari sekolah bahwa ibunya tidak masuk kerja," katanya saat ditemui di lokasi.

Setibanya di lokasi, Tomi melihat pintu rumah korban dalam keadaan terbuka. Ia memberanikan masuk karena telah diminta temannya untuk melihat kondisi ibunya yang tidak masuk untuk mengajar.

"Saat tiba di dalam kamar, korban terlihat tergeletak di lantai dengan posisi miring. Dari hidung korban mengeluarkan darah," ujarnya.

Kapolsek Wonoasih Kota Probolinggo, Kompol Sukatno membenarkan jika korban merupakan salah satu guru SMA di Kabupaten Probolinggo.

Ia mengatakan jika pihaknya melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari pihak keluarga dan saksi atas kematian korban yang dinilai tidak wajar tersebut.

Baca Juga: Monitoring Dua SPPG, Ini Kata Satgas MBG Probolinggo

"Kondisi korban bagian muka terlihat biru dan hidung mengeluarkan darah dengan lidah menjulur," katanya.

Ia memaparkan dari keterangan saksi dan olah TKP, korban sempat menyiapkan makanan termasuk untuk kegiatan halal bihalal di sekolahnya sejak pukul 06.00 Wib.

"Kejadian ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 07.00 Wib sampai dengan 09.00 Wib. Sebab selepas itu, nomor hpnya sudah tidak aktif," ungkapnya.

Korban sendiri telah dibawa ke kamar mayat RSUD dr Mohamad Saleh Kota Probolinggo untuk dilakukan otopsi.

Baca Juga: Tekan Curanmor, Polres Probolinggo Kota Perketat Pengawasan Pasar Onderdil Bekas

"Kami masih melakukan upaya penyelidikan dan pengembangan peristiwa ini," tukasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.