Senin, 22 Jun 2026 22:00 WIB

Viral Aksi Siswa SD di Tulungagung Panjat Tiang Bendera

Soni Ardiansyah (tengah), siswa kelas 3 SDN Jepun 1 Tulungagung
Soni Ardiansyah (tengah), siswa kelas 3 SDN Jepun 1 Tulungagung

jatimnow.com - Video aksi seorang siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jepun 1 Tulungagung memanjat tiang bendera, viral di media sosial (medsos). Belakangan diketahui bahwa siswa kelas 3 tersebut bernama Soni Ardiansyah.

Aksi Soni viral setelah ia memanjat tiang bendera dengan tujuan untuk memperbaiki tali pengait bendera yang rusak. Aksi itu dilakukan Soni di hadapan ratusan siswa lain dan para guru yang sudah mengikuti upacara bendera.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

Guru Agama SDN Jepun 01, Nurul Asmah membenarkan aksi salah satu muridnya tersebut. Sesaat sebelum pelaksanaan upacara bendera yang rutin digelar setiap hari Senin, tali pengait bendera yang berada di ujung tiang tiba-tiba rusak.

Sempat terjadi kepanikan beberapa saat karena siswa beserta para guru sudah siap. Tiang setinggi 8 meter itu juga sulit untuk dirobohkan karena semi permanen.

Soni, siswa SD di Tulungagung saat memanjat tiang benderaSoni, siswa SD di Tulungagung saat memanjat tiang bendera

"Guru dan petugas upacara sempat kebingungan, bahkan berupaya mengundur pelaksanaan upacara untuk memperbaiki tali pengait bendera itu," kata Nurul, Senin (17/6/2019).

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

Para guru kemudian menawarkan kepada siswanya untuk memanjat tiang dan memperbaiki tali pengait bendera tersbut. Soni kemudian melepas kedua sepatunya dan langsung memanjat tiang. Sejumlah guru tampak ikut membantu dengan memegangi tiang bendera agar tidak goyang. Aksi heroik ini direkam oleh seorang guru dan dishare ke medsos hingga viral.

"Kita sudah mewanti-wanti jika tidak kuat tidak perlu memaksakan diri, tapi Soni rupanya mempunyai tekat yang kuat sehingga bisa menggapai ujung tiang dan memperbakinya," jelasnya.

Sementara, ditemuai usai jam sekolah, Soni mengakui tidak memiliki fikiran aneh-aneh sebelum menaiki tiang bendera tersebut. Dirinya hanya ingin membantu para gurunya yang kebingungan, sebab pelaksanaan upacara tertunda gara-gara lepasnya tali pengait bendera tersebut.

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

Bocah yang bercita-cita menjadi TNI ini kemudian menerapkan keahliannya menaiki pohon saat bermain layang-layang selepas jam pelajaran sekolah. Soni mengaku tidak takut sama sekali, bahkan saat tiang bendera mulai bergerak ke kiri dan ke kanan, dirinya tidak khawatir dan melanjutkan langkahnya.

"Biasa naik pohon waktu main layang-layang dan mengejar layang-layang putus," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.