Senin, 15 Jun 2026 06:46 WIB

Begini Cara SPBU 'Nakal' di Ponorogo Hasilkan Pertamax Oplosan

Barang bukti selang dan hasil oplosan BMM
Barang bukti selang dan hasil oplosan BMM

jatimnow.com - Praktik pengoplosan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Ponorogo yang digerebek polisi ternyata sudah dilakukan selama 6 bulan.

SPBU yang berada di Desa Bangunrejo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo tersebut mencurangi konsumen dengan mengoplos BBM pada malam hari .

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Aktivitas SPBU di Probolinggo Normal

"Praktiknya pada malam hari. Jadi awal-awal tidak ada yang curiga," kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Maryoko, Senin (17/6/2019).

Ia menjelaskan, caranya BBM jenis biosolar dioplos dengan premium dan terakhir dicampur dengan pertamax. Hasil akhirnya dijual sebagai pertamax kepada konsumen.

Baca juga: Diduga Oplos BBM, SPBU di Ponorogo Disegel

Baca Juga: Harga Pertamax Naik Tajam, Ojol hingga Mahasiswa di Kediri Kecewa

"Caranya dengan biosolar sebanyak 500 liter dicampur dengan premium sebanyak 15 ribu liter. 15.500 liter campuran itu diambil 500 liter dan dicampur lagi dengan 15 ribu liter pertamax dan yang dijual ke konsumen," tuturnya.

Maryoko menambahkan, menurut laporan warga, ada aktivitas di SPBU setelah tutup pukul 21.00 Wib. Kedua pelaku, A dan D sekitar pukul 01.00 Wib, dinihari melakukan pencampuran.

"Ada paralon dan selang yang digunakan pelaku untuk mencampur, bahkan ada tandon khusus yang sengaja disiapkan untuk mengoplos," jelasnya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Polisi yang mendapat laporan dari warga pun mengintai kegiatan mencurigakan tersebut. Hasilnya, kedua pelaku pun diamankan dan dimintai keterangan untuk pengembangan alat bukti selanjutnya.

"Sementara SPBU kami segel dan dilarang beroperasi hingga proses penyelidikan selesai," tegasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.