Kamis, 18 Jun 2026 22:14 WIB

Polisi Beberkan Aktor di Balik Rencana Pembunuhan Empat Tokoh Nasional

  • Penulis : LKBN Antara
  • | Selasa, 11 Jun 2019 17:59 WIB
Ilustrasi/Istimewa
Ilustrasi/Istimewa

jatimnow.com - Polisi akhirnya membeberkan dua aktor utama skenario rencana pembunuhan empat tokoh nasional dan satu pemimpin lembaga survei. Dua aktor yang disebut polisi itu adalah Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen (KZ) dan Politikus PPP Habil Marati (HM).

"Dari keenam tersangka yang kami amankan ini dan kami lakukan pemeriksaan, kami tetapkan tersangka KZ dan HM," ujar Wadirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary Syam Indradi di Media Center Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (11/6/2019).

Baca Juga: Sidang Gugatan Hilangnya Dana Nasabah OCBC NISP di Jakarta Hadirkan Ahli dari Unair

Menurut Ade, bedasarkan penyidikan dan keterangan saksi-saksi yang dikuatkan adanya petunjuk penyesuaian, mereka bermufakat melakukan kejahatan pembunuhan berencana terhadap empat tokoh nasional dan satu direksi Charta Politika, Yunarto Wijaya.

Empat tokoh nasional yang menjadi target pembunuhan yaitu Menko Polhukam Wiranto, Kepala BIN Budi Gunawan, Staf Sus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere dan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

KZ disebut memesan senjata api, memberikan target pembunuhan sekaligus memberikan uang operasional. KZ juga diduga berperan memberikan perintah kepada tersangka HK alias I dan tersangka AZ untuk mencari eksekutor pembunuhan. Ade juga menyebut, KZ memberikan uang sebesar Rp 150 juta ke HK alias I untuk membeli beberapa pucuk senjata api.

"Setelah mendapat empat senjata api pun, berdasarkan fakta yang kami dapatkan, tersangka KZ masih menyuruh tersangka HK mencari satu lagi senpi panjang lainnya karena senpi yang didapatkan dianggap belum memenuhi standar yang diberikan," jelas Ade.

KZ diduga memberikan target pembunuhan empat tokoh termasuk pimpinan lembaga survei Charta Politika tersebut dengan memberikan uang Rp 5 juta kepada tersangka IR untuk melakukan pengintaian kepada target-target khususnya target pimpinan lembaga survei.

Baca Juga: 5 Hotel di Jakarta Harga Mulai 500 Ribuan

"Dari tangan KZ kami sita sebuah handphone yang dipakai berkomunikasi antara tersangka KZ dan dengan tersangka lainnya," bebernya.

Sementara tersangka HM yang ditangkap di kediamannya di Pondok Pinang, kata Ade, berperan memberikan uang kepada KZ.

"Jadi, uang yang diterima KZ berasal dari HM. Tujuan untuk pembelian senjata api, juga memberikan uang Rp 60 juta langsung kepada HK untuk biaya operasional dan juga pembelian senjata api," tutur Ade.

Baca Juga: Pilih Business Class untuk Penerbangan Surabaya - Jakarta, Apakah Worth It?

Dalam rencana pembunuhan terhadap empat tokoh nasional, HM berperan sebagai pemberi uang sebanyak 15.000 SGD (Singapore Dollar) atau senilai Rp 150 juta kepada KZ. Uang itu digunakan untuk pembelian senjata api.

Ditambahkan Ade, para tersangka patut disangka memiliki, menguasai atau menyimpan senjata api ilegal tanpa hak, tanpa izin sebagaimana diatur dalam pasal 1 Undang0undang Darurat tahun 1951 dengan ancaman pidana seumur hidup.

"Mereka semua bermufakat jahat melakukan rencana pembunuhan pada empat tokoh nasional dan satu direktur lembaga survei," tegasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.