Selasa, 16 Jun 2026 17:52 WIB

Cerita Para Pemotor dalam Arus Balik Lebaran 2019 ke Pulau Bali

Para pemotor yang menempuh perjalanan arus balik Lebaran 2019 dari Pulau Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang Banyuwangi
Para pemotor yang menempuh perjalanan arus balik Lebaran 2019 dari Pulau Jawa ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang Banyuwangi

jatimnow.com - Arus balik dari Pulau Jawa ke Bali terlihat terus mengalir di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, Selasa (11/6/2019). Para pemudik motor masih banyak yang membawa barang berlebihan.

Untuk mengantisipasi dampak buruk atas berlebihnya muatan pada kendaraan roda dua, Polres Banyuwangi melakukan operasi simpatik di Pelabuhan Ketapang. Operasi simpatik itu dipimpin Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Dari pantauan di lokasi, meski banyak pemotor yang membawa anak kecil dengan tidak menggunakan helm, polisi tidak melakukan penilangan. Beberapa pengendara juga tampak memodifikasi motornya supaya bisa membawa barang bawaan berlebih dari kampung halaman.

"Kita mengimbau saja kepada pengguna motor yang melebihi penumpang dan barang, jangan sampai hal ini menjadi awal dari kecelakaan," kata Taufik.

Taufik juga mengimbau kepada para pengendara motor yang membawa anak-anaknya untuk diikatkan ke badan ayah atau ibunya.

"Banyak pemudik yang bawa anak kecil, saya minta pemudik juga mempedulikan keselamatan. Selain tetap harus menggunakan helm, anak kecil yang dibonceng sebaiknya diikat juga di tubuh orang tuanya biar tidak terjatuh apabila mengalami kantuk di perjalanan," terangnya.

Baca Juga: Arus Balik di Jatim Naik 18 Persen, Kapolda Tegaskan Personel Tetap Siaga

Alumnus AKPOL tahun 1999 ini juga berpesan agar pemotor tidak terburu-buru saat menempuh perjalanan. Selain itu, keamanan dan kenyamanan dalam berkendara juga perlu diperhatikan.

"Mudik aman, nyaman, tidak perlu terburu-buru yang penting selamat sampai tujuan. Barang yang dibawa juga tidak perlu banyak-banyak biar tidak menyulitkan dalam berkendara," tambahnya.

Sementara, salah seorang pemudik, Sunardi bersama dua anak dan istrinya yang menunggangi motor Honda Vario dari Jember menuju Kota Denpasar terlihat tidak mengenakan helm pada kedua anaknya.

Baca Juga: Pasokan BBM Jatim Aman Saat Arus Balik Lebaran 2026

"Ya punyanya motor, kalau punya mobil ya enak. Terpaksa pakai yang ada saja," ungkap Sunardi di loket Pelabuhan ASDP Ketapang.

Pengendara motor lainnya, Kadek, warga Denpasar yang mengaku menghabiskan masa libur lebaran di kampung halaman suaminya, Probolinggo juga terpaksa berhimpitan saat berbonceng dengan suaminya. Bersama sang suami dan satu anak lelakinya, ia menunggangi motor Honda Scoopy.

"Suami saya lelah, ya gantian saya yang membonceng. Kalau saya di belakang kan tidak muat kendaraannya. Gak apa-apa saya yang mbonceng suami yang penting sampai Bali lagi. Soalnya sudah harus kerja lagi," tutup Kadek.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.