Rabu, 17 Jun 2026 19:24 WIB

Gubernur Khofifah dan Gus Ipul Singgung Revitalisasi Makam di Jatim

  • Penulis : LKBN Antara
  • | Selasa, 11 Jun 2019 14:29 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat bertemu Gus Ipul beberapa waktu lalu
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat bertemu Gus Ipul beberapa waktu lalu

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan mantan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyinggung revitalisasi makam saat halal bihalal di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Selasa (11/6/2019).

"Iya, tadi saat bersilaturahim, lalu ngomong-ngomong tentang persoalan makam," kata Gus Ipul, kepada wartawan.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

Silaturahim keduanya merupakan pertemuan kali kedua setelah Khofifah resmi menjadi Gubernur Jatim. Pertemuan pertama dilakukan tidak lama setelah proses pelantikan pertengahan Februari 2019.

Keduanya pernah terlibat dalam persaingan di Pilkada Jatim 2018, tapi pada prosesnya dimenangkan Khofifah yang saat itu berpasangan dengan Emil Elestianto Dardak.

Setelah Pilkada, Gus Ipul yang menggandeng Puti Guntur Soekarno sebagai wakilnya mengakui keunggulan Khofifah-Emil dan menerima hasil Pilkada sekaligus menyatakan dukungannya terhadap pemerintahan demi masyarakat Jatim agar semakin sejahtera.

Pada silaturahmi yang juga didampingi Emil Dardak, Gus Ipul mengatakan bahwa secara umum, makam belum menjadi perhatian dan terkesan angker, padahal merupakan rumah masa depan semua manusia.

Gus Ipul menceritakan revitalisasi makam yang ada di Dusun Jeruk, Ledug, Kabupaten Pasuruan atau yang berada di areal wisata halal "Ngopibareng Pintulangit".

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Mantan menteri pembangunan daerah tertinggal itu mencontohkan, upayanya mengubah makam dari kesan angker menjadi sangat indah sehingga membuat warga betah berdoa di dalam kompleks makam, bahkan menjadi arena swafoto.

Di makam Ledug seluruh batu nisan diganti dengan baru dan seragam, lalu rumput makam diganti rumput taman, lampu-lampu hias juga dipasang di pepohonan besar, termasuk tempat khusus berdoa bagi peziarah, tempat parkir, toilet serta kantor pengelola makam juga direvitalisasi.

"Masalah makam umum cukup serius dan memerlukan perhatian khusus. Apalagi saat ini juga sering ditemukan gesekan sosial tentang boleh atau tidaknya warga tertentu dimakamkan di kompleks makam. Jadi, pemerintah harus ikut mengatur soal makam ini," ungkapnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Sementara itu, Gubernur Khofifah mengaku memiliki pandangan sama dengan Gus Ipul. Bahkan sempat mengeluhkan persoalan makam, semisal panjangnya proses untuk membersihkan makam keluarga.

Karena itulah, Gubernur Khofifah setuju pemerintah harus punya perhatian lebih terhadap pengelolaan makam melalui kebijakan yang tepat dan pemberian anggaran melalui dana desa.

"Ini memang wewenang kabupaten/kota, tapi makam memang harus distandarisasi," kata mantan menteri sosial ini.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.