Selasa, 16 Jun 2026 10:03 WIB

Petasan di Blitar Meledak, Polisi: Masih Ada Bubuk Mesiu di Lokasi

  • Penulis : CF Glorian
  • | Selasa, 04 Jun 2019 15:17 WIB
Tempat Kejadian Perkara (TKP) petasan meledak di Blitar
Tempat Kejadian Perkara (TKP) petasan meledak di Blitar

jatimnow.com - Korban ledakan petasan di Togogan, Srengat, Kabupaten Blitar saat ini tengah dirawat intensif di dua rumah sakit. Tiga dari empat korban ledakan terbaring di RS Al Ijtihad Srengat dan RSUD dr. Iskak Tulungagung.

Sulikah, orangtua dari korban Yuli Ardiyanto (21) tak mengetahui jika anaknya membuat petasan. Kabar tentang anaknya didapat dari teman korban.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Saya nggak tahu (membuat petasan). Tau dari temannya (korban)," kata Sulikah, Selasa (04/06/2019).

Yuli dan Andres Suntoro saat ini terbaring lemah di RS Al Ijtihad Srengat. Tangan dan kaki keduanya dibalut perban. Pada baju Andres, petugas menemukan ada sisa bubuk mesiu.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Sementara itu Ebianto (30) juga masih dirawat di RSUD dr. Iskak Tulungagung. Informasinya, jari kelingking korban putus. Ledakan petasan ini terjadi ketika Ebi menutup lubang sumbu menggunakan obeng.

Dari hasil olah TKP polisi, diduga para korban berkumpul saat petasan tersebut meledak. Petugas menemukan bubuk peledak atau bubuk mesiu yang masih tercecer di lokasi kejadian.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Kalau hasil olah TKP, petasan yang meledak kemungkinan sedikit karena tidak menimbulkan kerusakan terhadap barang-barang di sekitar dan hanya mengenai korban yang saat itu kemungkinan menjadi satu," terang Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Heri Sugiono.

Hingga saat ini petugas masih mencari identitas korban luka ringan yang sudah diperbolehkan pulang. Kasus tersebut sedang dalam pemeriksaan polisi.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.