Selasa, 16 Jun 2026 18:47 WIB

Mudik 2019

Ini Skenario Urai Penumpukan Penumpang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk

Suasana penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi
Suasana penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi

jatimnow.com - PT ASDP memiliki skenario untuk mengurai penumpukan penumpang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk saat arus mudik 2019.

GM ASDP Indonesia Ferry Ketapang, Fahmi Alweni mengatakan, skenario baru itu untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan arus mudik dari Bali, yakni dengan memberangkatkan kapal kosong dari Ketapang menuju Gilimanuk.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Skenario ini diharapkan mampu mengurai penumpukan kendaraan khususnya roda dua di pelabuhan Gilimanuk Bali. Dengan catatan jumlah penumpang dari Pelabuhan Ketapang dalam kondisi normal.

"Skenario ini agar tidak terjadi penumpukan kendaraan bermotor di dua pelabuhan (Ketapang dan Gilimanuk)," ujarnya, Selasa (4/6/2019).

Selain skenario baru, PT ASDP juga menambah satu armada kapal untuk mengatasi lonjakan penumpang selama arus mudik.

Baca Juga: Akhir Pekan Padat, 50 Ribu Penumpang Kereta Penuhi Stasiun Daop 8 Surabaya

KMP Derajat Paciran yang memiliki daya tampung lebih besar dari kapal yang beroperasi sehari-hari di Ketapang-Gilimanuk diterjunkan.

"Kapal ini akan membantu mengurai antrian kendaraan bermotor yang pada puncak arus mudik maupun arus balik," katanya.

Sementara itu, data manifes penumpang di pelabuhan Gilimanuk hingga H-3 tercatat sebanyak 77.217 orang pejalan kaki, roda dua sebesar 16.090, dan roda empat sejumlah 8.434 kendaraan.

Baca Juga: Update Arus Balik: 1,15 Juta Kendaraan Lintasi Tol Pandaan-Malang

Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT ASDP Pusat, Christin Hutabarak mengatakan, akan meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pengguna jasa penyeberangan.

"Terkait arus mudik dan balik terus kami tingkatkan baik terkait fasilitas maupun sarana prasarana di pelabuhan. Agar pemudik yang menyeberang tidak hanya melakukan perjalanan saja, tapi bagaimana mereka bisa tersenyum dengan kenyamanan yang didapatkan selama penyeberangan," jelasnya.


Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.