Senin, 08 Jun 2026 01:33 WIB

Material Diduga Limbah B3 Batubara Dibuang di Mojokerto

Tumpukan diduga limbah B3 batubara
Tumpukan diduga limbah B3 batubara

jatimnow.com - Tumpukan material diduga limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) ditemukan di Dusun Kemloko, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Tumpukan material diduga limbah dari batubara dengan jenis bottom ash dan fly ash itu ditemukan pertama oleh Gangsar Aji Santoso, Jumat (31/5/2019).

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

"Saya kemarin sore lewat jalan sini pukul 16.30 Wib, sehari sebelumnya Kamis (30/5/2019) belum ada," kata Gangsar, Sabtu (1/6/2019).

Gangsar menambahkan, efek yang terjadi jika terkena bottom ash akan mengalami gatal di kulit, jika hujan resapan air akan mencemari aliran air di sekitar dan tidak bisa dikonsumsi.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Jika ini fly ash, maka berbahaya bagi pernapasan jika terhirup, bisa iritasi tenggorokan. Warga tidak ada yang mengetahui limbah B3 kapan dibuang di sini. Ini dikira pasir bagi orang yang tidak mengetahui," sambungnya.

Gangsar mengaku akan segera melaporkan penemuan limbah B3 itu kepada perangkat desa dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto agar segera ditindaklanjuti.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Harapan saya untuk dinas terkait kalau ada laporan kayak ini, tidak usah menunggu dan secepatnya ditangani. Rencana hari ini saya laporkan ke perangkat desa," jelas Gangsar.

Pembuangan material diduga limbah B3 ini, lanjut Gangsar, merupakan kegiatan ilegal dan melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 101 tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.